Cara Jitu Budidaya Jeruk Bali Agar Cepat Berbuah Lebat!

Dalam hal ini  beberapa dari kalian juga mungkin sudah sangat familier dengan yang namanya buah jeruk bali. Jeruk yang sangat tergolong dari “bongsor” dari segi ukurannya juga mempunyai banyak penggemar di seluruh nusantara. Tidak hanya di Indonesia saja, buah satu ini pun banyak digemari di berbagai negara di Asia seperti Thailand, Bangladesh, China dan Filipina.


Dalam hal ini  beberapa dari kalian juga mungkin sudah sangat familier dengan yang namanya buah jeruk bali. Jeruk yang sangat tergolong dari “bongsor” dari segi ukurannya juga mempunyai banyak penggemar di seluruh nusantara. Tidak hanya di Indonesia saja, buah satu ini pun banyak digemari di berbagai negara di Asia seperti Thailand, Bangladesh, China dan Filipina.

Tentunya juga kemasyauharan buah satu ini dapat membuat kalian tertarik untuk berbudidaya dan buah jeruk bali, bukan ?? selain juga nikmat pada rasanya, kalian juga dapat menikmati hasilnya yang dapat mencapai pada ratusan juta sekali panen per hektarnya. Kalian juga ingin mencoba budidaya buah satu ini ?? Kalau begitu simak pada bagaimana cara budidaya buah jeruk bali.

Budidaya Jeruk Bali

Seperti pada halnya membudidayakan pada jenis tanaman lain, budidaya pada jeruk bali juga bisa dilakukan pada melalui beberapa tahapan. Tahapan tersebut ialah penyiapan pada lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan dan penyiraman “perawatan” serta pada pemanenan, berikut ini ulasannya:

Penyiapan Lahan

Seperti halnya juga tanaman lainnya pada penanaman jeruk bali juga bisa membutuhkan pada lahan yang subur dan gembur. Untuk itu juga, sebelum kalian mulai menanam bibit jeruk bali kalian, penggemburan bisa kalian lakukan dengan cara mencangkuli pada lahan dan mencampurnya dengan pupuk. Untuk pemetakan pada lahan yang  akan ditanami dengan masing-masing pada bibit, idealnya kalian juga menyediakan pada petakan tanah sebesar 7 x 8 meter untuk tiap pada bibitnya. Hal satu ini juga bukan pada tanpa alasan karena saat bibit buah jeruk bali satu ini membesar, ketinggiannya yang dapat mencapai 5 meter. Tentunya dengan ketinggian sebesar ini maka rantingnya pun juga akan rimbun dan menutupi pada cahaya sinar matahari yang dibutuhkan oleh pohon jeruk bali ini.

Untuk itu juga diperlukan untuk petakan pada tanah yang sangat besar dan arah pada mata angin yang sangat tepat untuk menumbuhkan pada pohon jeruk bali. Arah timur ke barat merupakan juga arah pada mata angin yang tepat bagi pohon jeruk bali agar senantiasa tercukupi sinar matahari.

Pembibitan Buah Jeruk Bali

Setelah penyiapan pada lahan yang kalian lakukan juga pada beberapa minggu sebelum pada penanaman, kini giliran kalian juga menyediakan pada bibit buah jeruk bali yang sangat baik. Pembibitan satu ini juga memegang pada kunci penting dari hasil panen yang maksimal yang juga akan kalian raih. Mengapa demikian ?? karena cara pada pembibitan buah jeruk bali satu ini juga sebagian besar dilakukan bukan dengan metode biji atau stek, melainkan juga dengan cangkok.

Ingin mencari polybag murah dan ramah lingkungan coba kalian cari di toko kami, dan coba klik Disini!

Tips: cara tanam pada metode cangkok yang dipilih bukan tanpa alasan karena para petani jeruk bali juga mempunyai pengalaman cara untuk menanam yang baik dengan metode pada cangkok satu ini yakni masa pada buahnya yang tidak terlalu lama dan daya tahan pohon yang kuat. Ciri bibit buah jeruk bali yang sangat baik  satu ini ialah batangnya yang begitu lurus dari atas ke bawah serta diameter pada batang sekitar 2-3 cm.

Penanaman Buah Jeruk Bali

Setelah pada kalian juga mendapatkan bibit jeruk bali yang sangat tepat, kini tibalah saatnya untuk bercocok pada tanam bibit tersebut dengan teknik menanam yang sangat tepat. Tanamlah pada masing-masing bibit di petakan tanah yang telah kalian sediakan “kurang lebih 7 x 8 meter”. Adapun juga waktu kapan kalian menanam dapat kalian lakukan kapan saja karena buah jeruk bali juga bisa tumbuh di musim kering maupun juga musim hujan asalkan syarat tumbuhnya terpenuhi.

Pemupukan

Pemupukan juga dapat kalian lakukan selama maksimal 3 x dalam setahun. Pemupukan yang pertama juga bisa kalian lakukan dengan menggunakan pada pupuk kandang, “antara bulan Juli-Agustus”, sedangkan pada tahap pemupukan kedua juga bisa kalian lakukan dengan pupuk NPK “antara bulan Oktober-November”.

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama