Senin, 17 September 2018

Polybag? Apa Itu Polybag

Distributor Polybag Indonesia - Lim Corporation


Bagi orang yang bergerak di bidang pertanian dan perkebunan nama polybag atau plastik polybag sudah tak asing lagi. Apa itu polybag? Polybag ialah plastik berwarna hitam yang terdapat lubang-lubang kecil di sisinya. Ada pun fungsi dari lubang-lubang tersebut ialah menjaga kestabilan kandungan air pada media tanam. Seandainya polybag tak dikasih lubang-lubang, maka tanaman bisa membusuk atau mati karena media tanam yang terlalu lembab.

Umumnya plastik polybag dipakai sebagai persemaian atau pembibitan, semisalnya pada tanaman karet, kelapa sawit, jati, jabon, dan lain sebagainya. Setelah bibit tanaman cukup dewasa 12-24 bulan, tanaman baru akan dipindahkan ke media tanam yang sebenarnya yakni tanah. Plastik polybag yang dipakai untuk pembibitan awal biasanya ukuran kecil (babybag), misal ukuran: 14/7 cm x 23 cm x 0,075. Yang dimaksud ialah lebar 14/7 (14 cm posisi samping terbuka, 7 cm posisi samping terlipat, tinggi 23 cm, dan tebal 0,075. Sedangkan untuk pembibitan tingkat lanjut bisa memakai polybag ukuran sebesar misal ukuran: 40/20 cm x 50 cm x 0,15.  

Gambar Polybag Tanaman
Banyak jenis tanaman hortikultura yang berumur pendek seperti cabai rawit, cabai besar dapat juga ditanam di dalam polybag. Produsi buah atau hasil tak berbeda jauh dengan yang ada di lahan, begitulah pula mutu produk. Bertanam di polybag ialah jalan pintas cara bercocok tanam yang lain, bisa menjadi solusi bagi kita yang membutuhkan konsumsi buah atau sayuran daun yang segar.

* Ingin Dapat Info Pertanian & Perkebunan Terkini? Kunjungi DISINI

Mengapa polybag dipilih sebagai wadah tanam? Berikut dikarenakan beberapa faktor seperti, harga murah, tahan karat, tahan lama, ringan, mempunyai bentuk seragam, tak cepat kotor dan mudah diperoleh pada toko plastik atau toko pertanian. Penyebab lainnya, polybag sangat sesuai untuk drainase, aerasi, sehingga tanaman dapat tumbuh subur seperti dilahan yang sebenarnya. Perlu diperhatikan, penentuan ukuran polybag yang tepat dapat meningkatkan produktivitas tanaman serta meningkatkan efisiensi dalam penggunaan media dan nutrisi.

Inilah Beberapa pilihan polybag yang umum di pakai oleh ke banyakan orang :
- KW 1, KW biasa lebar 10-60 cm, warna hitam dengan daya tahan sekitar 6 bulan
- KW 2, KW super lebar 10-60 cm, warna hitam dengan daya tahan 1 tahun
- KW 3, KW super lebar/tinggi diatas 60 cm warna hitam, daya tahan 1 tahun
- Polybag putih ori, dengan lebar 10-60 cm, warna hitam  


Jual Berbagai Macam Polybag

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service : 
Telp          : 031 - 8830487
Mobile     : 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277 | 0812 32584950
Email        : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 | Admin 2 | Admin 3

CATATAN :
- Harga netto (belum ternasuk PPN)

- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)


Senin, 06 Agustus 2018

Trik Rahasia Petani Sukses Menanam Sawi Putih



Sayur sering kalih kita memakan sayur, ada orang yang suka sayur dan ada orang yang tidak suka sayur, ada berbagai macam-macam sayuran contoh sawi, kangkung, cabai, dll
begitu banyak manfaat sayuran bagi tubuh kita supaya tetap sehat, dan kali ini kami kan memberi tahu cara untuk menanam sayuran sawi putih.

Berikut tatacara menanam sawi putih dengan baik :

1. Alat dan bahan
Alat dan bahan yang diperlukan :
- Duwit (uwang)
-Tempat tanam
- Tanah
- Benih Sawi putih
- Sekop Kecil
- Kompos
- Air Bersih

2. Penanaman
Selanjutnya adalah tahap penanaman. Pertam untuk melakukan penanaman kalian harusa menyiapkan Tempat tanam, Jika suda kalian Bisa memindahkan Benih ke tempat tanam dengan cara mencabut benih yang suda disemaian berserta akar-akarnya, ingat jangan sampai akar terpisah karena bisa menyebabkan perkembangan tanaman tisak berkembang dengan baik ataupun tanaman bisa mati, bisa juga kalian tambahkan kompos.

3. Perawatanm
Berikutnya adalah proses perawatan tanaman sawih putih, lakukan penyiraman secara teratur dan rutin, jika kalian ingin menyiram pastikan penyiraman kalian sesuai kebutuhan sawi putih, bila kalian berlebihan memberikan penyiraman tanaman akan mati, selain kalian menyiram tanaman kalian harus mencegah hama agar tidak menggangu tanaman anda dengan cara memberikan pestisida dengan takaran yang sesuai.

4. Pemanenan
Tahap yang terahir yakni memanen hasil dari menanam sawi putih, caranya cukup mudah sekalih yakni dengan cara mencabut sawi dari tempat tanam, mudah sekaih bukan?.

Baca Juga :


Demikian yang bisa kami sampaikan, Jika ada salah- salah kata dan kata yang kurang berkenan dihati anda kami meminta maaf sebesar-besarnya.







Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564




Selasa, 31 Juli 2018

Tips Menana Sayuran Di Polybag Dengan Hasil Memuaskan



Dengan menanam sayuran dengan menggunakan polybag dapat dilakukan dengan barbagai macam cara. berikut ialah beberapa cara menanam sayuran di polybag yang bisa anda lakukan :

Baca Juga : 



1. Menanam Sayuran Di Polybag Dengan Cara Organik

- Pertama yang dibutukan ialah menyiapkan tempat tanam yang baik, bagus, dll

- Siapkan tanah yang gembur dan subur terus aduk tanah tersebut sampai menjadi butiran halus,   dengan mengusa hakan tanah dalam keadan kering supaya bahan dapat tercampur dengan merata

- Siapkan pupuk kompos yang telah matang kemudian aduk, hingga menjadi butitan halus

- Siapkan arang sekam

- lalu aduk tanah, pupuk kompos dan juga aeang sekam dalam satu wadah.

- Siapkan polybag terus masukan campuran berikut  ke dalam polybag dan media tanam siap untuk       digunakan
- Siapkan bibit sayuran yang akan ditananm ke dalam polybag

- seletah bibit sayuran yangakan di tanam ke dalam polybag

- Rawatlah bibit sayuran hingga tumbuhan dengan menyiraminya setiap sore dy

2. Menanam Sayuran Dipolybag Dengan Cara Sederhana

- Pertama dan untuk awal campur tanah kebun dengan pupuk kompos atau pupuk kandang ada juga      pasir   dengan perbandingan 1 :1  teus masukkanke dalam polybag
- Aturlah  polybag hinga dapat tegak, sebelum polybag dipakai lebih baiknya untuk dilubangi                 terlebih   dahhulu supaya dapat mengalirkan air yang berlebihan
- Isi lah polybag dengan tanah hingga permukaan polybag, lalu tanam bibit sayuran dengan kualitas
  ungulan
- lakukan pemupukan dengan memupuk kimia dalam waktu 1 bulan secara berkala

- Penggunaan polybag dapat mempermudah memindah sayuran ke tempat yang dikehendaki

Memelihara tanaman (tumbuhan) tak hanya sekedar merawat tanaman yang sedang terpasang penyakit, namun pemeliharan secara lengkap dari menaruh pada polybag, menyiangi rumput, menyiram tanaman, seta memupuknya. Selamat mencoba





Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564




Selasa, 24 Juli 2018

6 Tips Cara Budidaya Cabai Dipolybag Hasil Melimpah


Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat baik. Apalagi menjelang hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti naik lebih tinggi. . Sayangnya untuk yang bertempat tinggal diperkotaan ketersedian lahan untuk bercocok tanam sangat sedikit. Walaupun hal ini dapat diupayakan dengan menanam cabe dalam pot atau polybag.

Cara menanam cabe didalam pot atau polybag cukup mudah dilakukan. Menanam cabe dapat dilakukan  di dataran tinggi dan dataran rendah. Secara umum bercocok tanam cabe dapat dilakukan pada dataran 0-2000 m diatas permukaan laut. keadan optimal untuk tanaman cabe ada pada kisaran 24 sampai 27, akan tetapi masih dapat bertahan terhadap suhu yang lebih dari itu. Sifat itu tergantung dari jenis cabe yang akan ditanam.

Salah satu jenis tanaman cabe yang bagus  untuk ditanam di halaman ialah cabe keriting. Jenis itu  lebih tahan pada cuaca tropis dan rasanya  enak,  banyak disukai dikalangan masyarakat luas . Berikut ini kami berikan tentang cara menanam cabe keriting dalam polybag.

Baca Juga : 
Pemilihan Benih

Di pasar banyak berbagai jenis, mulai dari hibrida hingga varietas lokal. berikut cara menanam cabe lokal dan hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Hanya saja beberapa cabe hibrida disarankan dirawat dengan produk-produk obat-obatan tertentu. Varietas hibrida banyak didatangkan dari Taiwan dan Thailand, sedangkan varietas lokal banyak dijumpai di Rembang, Kudus, hingga Tanah Karo, Sumatera Utara.

Saat  ini ada pilihan tempat hasil pemilihan, prodaknya pun lebih bagus dari pada varietas lokal tanpa pemilihan. Bijinya dijual dalam kemasan kaleng seperti tampar yang diproduksi Sang Hyang Sri. Dari segi bentuk, cara menanam cabe keriting lokal lebih mudah dan tidak ribet dibandingkan menanam cabe hibrida. Cabe lokal banyak diadaptif dengan kondidi lingkungan dibanding cabe hibrida.

Penyemaian Benih
inicara  menanam cabe dalam polybag sebaiknya tak langsung dilakukan dari benih atau biji. Pertama biji cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini berguna untuk memilah pertumbuhan benih, memisahkan benih yang tumbuhnya masih kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu juga untuk menunggu persiapan bibit sampai bisa  ditanam di tempat yang lebih besar.

Wadah persemaian ialah berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Cara yang paling ekonomis ialah dengan menyiapkan petakan tanah untuk cara persemaian.
 kasih kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. permukan tanah dibuat sehalus  agar perakaran dapat menembusnya dengan mudah. Buat ketebalan petakan tersebut 4-11 cm, diatas buat larikan dengan jarak 10 cm.

Masukkan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian siram dengan air untuk membasahi tanah dan tutup dengan   tanah. Setelah itu tutupi dengan karung goni yang sudah basah selama tiga sampai empat hari, pertahankan agar karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari  tanah, kemudian lepas karung goni. Sebaiknya galian dilindungi dengan plastik tembus pandang untuk melindungi bibit cabe yang masih baru dari  panas yang berlebih dan siraman air hujan langsung. Tanaman cabe sudu bisa dipindahkan ke polybag besar setelah berumur tiga sampai empat minggu, atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyipan Cara Tanam
polybag seharusnya berukuran  29 cm keatas, agar cara tanam cukup kokoh menopang pertumbuhan tanaman cabe yang rimbun. Selain polybag, dapat juga dimenggunakanpot dari jenis plastik, semen, tanah, atau keramik.

Cara menanam cabe dalam polybag dapat mengmenggunakancara tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dll. Silahkan baca cara membuat cara tanam polybag untuk penjelasan lebih detail.

Beberapa contoh komposisi cara tanam diantaranya ialah(1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi , (2) Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam  (3) Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi . jika mengmenggunakanpupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah siap.

Buatlah cara tanam sehalus mungkin . Campurkan sekitar 3 sendok NPK dalam setiap masukan polybag. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata.tambahkan polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Gunanya agar air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.

Pemindahan Bibit

Setelah bibit tanaman dan cara tanam selesai, pindahkan bibit cabe dari tempat persemaian kedalam polybag. kerjakan pekerjaan ini padas saat matahari terbit atau menjelang matahari tenggelam, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stres pada tanaman.

Lakukan pemindahan bibit dengan baik, jangan sampai terjadi kerusakan pada perakaran tanaman. Buat galian tanam pada polybag . jika ditanam di atas polybag , copot polybag lalu masukan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam. bila menanam di atas  tanah , pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran dan masukkan kedalam lubang tanam.

Pemeliharaan dan Perawatan

    Pemupukan, berikan pemupukan tambahan dengan koposisi satu sendok makan NPK per polybag satu bulan. bila anda menanamcabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada waktu pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah.berikan kompos atau pupuk kandang hewan pada saat tanaman mau selesai.
    Penyiraman, tanaman cabe sebaiknya disiram 3x sehari. jika matahari bersinarterik, siram tanaman setiap hari.
 jika ada memakai pestisida sebaiknya hanya dilakukan jika tanaman terlihat terserang hama atau penyakit.

Pemanenan

Umur cabe dari mulai tanam hingga panen bervariasi tergantung jenis varietas dan lingkungan. waktupemanena yang bagus ialah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih ada garis hijaunya.



Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan : 
Harga netto ( tidak termasuk ppn )
Harga tidak mengikat, dapat berubah sewaktu-waktu
Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim
Ke kota tujuan

Senin, 16 Juli 2018

Cara Praktis Budidaya Tomat Dalam Polybag, Hasil Panen Melimpah Dan Kualitasnya Baik


Tanaman tomat termasuk jenis sayuran, meskipun mempunyai struktur yang sama dengan buah-buahan. Manfaat dari tanaman tomat ini sangatlah banyak. Ada beberapa manfaat dari sayuran yang umumnya berwarna merah dan hijau ini yaitu :

Manfaat Tomat Untuk Kecantikan
* Mampu mengecilkan pori-pori kulit
* Bisa menghilangkan bekas jerawat
* Mengurangi minyak pada muka
* Menghilangkan komedo pada wajah
* Mencerahkan dan bisa memutihkan kulit

Manfaat Tomat Untuk Kesehatan
* Mengurangi resiko penyakit jantung
* Meningkatkan nafsu makan
* Menjaga fungsi kerja mata
* Menurunkan resiko radang usus buntu
* Membantu memelihara kesehatan organ hati dan ginjal
* Melancarkan buang air besar
* Mengobati diare

Tanaman Tomat
Tanaman tomat ini bisa tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah ataupun dataran tinggi, mulai dari 0-1500mdpl, sesuai jenis dan varietasnya. Tak hanya itu, tanaman ini pertumbuhannya akan optimal apabila tanah yang dipakai subur dan gembur dengan pH sekitar 5,5-7.

Pohon tanaman tomat bisa tumbuh di alam bebas dengan ketinggian sekitar 3m dan mempunyai bentuk seperti tanaman perdu. Akan tetapi, sesudah banyak yang dibudidayakan, tanaman tomat ini tingginya tak lebih dari 2m. Pohon tomat umumnya ditopang memakai tali atau kayu untuk menahan supaya tak roboh.

Pertumbuhan tanaman tomat bisa optimal dengan menerapkan berbagai cara yaitu mulai dari yang membudidayakan pada lahan terbuka, dibudidayakan dengan cara hidroponik, taman vertikultur atau memakai media pot ataupun polybag.

Baca Juga :

Cara Budidaya Tomat Dalam Polybag
Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan berbagai cara. Tetapi sekarang akan dijelaskan tentang budidaya tomat dengan memakai polybag.


1. Pemilihan Jenis Tanaman
Ada 4 jenis tomat yang beredar di pasaran. Ini dia jenisnya :

* Tomat buah atau tomat granola, mempunyai bentuk yang bulat dan bagian pangkalnya mendatar.
* Tomat gondol, bentuknya lonjong dan umumnya dipakai untuk bahan baku saus.
* Tomat sayur, mempunyai tesktur sedikit keras dan rasanya sedikit asam.
* Tomat cherry, bentuknya kecil dan mempunyai rasa manis-manis asam.

Anda bisa memilih diantara keempat jenis tomat tersebut, mana yang akan dibudidayan. Sesudah itu, sesuaikan lokasi tempat budidaya dengan varietas tomat yang akan dipilih. Samakan kondisi iklim dan ketinggian tempat supaya tanaman tomat bisa tumbuh dengan optimal.

2. Pemilihan Benih Tomat
Pemilihan benih tomat ini sangatlah penting, apabila kita memilih bibit yang kualitasnya jelek, makan tomat yang dihasilkan pun kurang bagus. Ada beberapa ciri benih tomat yang mempunyai kualitas bagus, yaitu :
* Tak ada cacat ataupun luka
* Sehat, tak ada serangan hama atau penyakit
* Bersih dari kotoran
* Benih tak keriput

3. Penyemaian Benih Tomat
Sebaiknya ketika membudidayakan tomat dalam polybag laksanakan tahap penyemaian terlebih dulu. Benih yang masih berbentuk biji harus disemaikan menjadi bibit. Tahap ini dibutuhkan karena benih memerlukan penanganan yang berbeda. Media untuk menyemai pun berbeda dengan media ketika menanam. Untuk media semai yang dipakai yaitu abu sekam, pupuk kandang ataupun kompos dan tanah. Campurkan bahan sampai merata, kemudian masukkan media tanam kedalam polybag. Cara menyemaikan benihpun cukup gampang.

a. Sediakan tempat untuk menyemai terlebih dulu. Untuk tempat persemaian harus ternaungi dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Cara meyemaikannya pun bermacam-macam, bisa berupa bedengan, rak semai ataupun dengan polybag.
b. Teknik penyemaian dengan bedengan, pertama buatlah larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1cm dan jarak setiap larik 5cm. Kemudian tanam benih tomat pada setiap larik dengan jarak setiap benih yang ditanam yaitu 3cm. Kemudian tutup permukaan tanah dan sirami dengan air secukupnya.
Penyemaian yang memakai ploybag, pertama isikan polybag dengan media persemaian. Kemudian masukkan benih tomat kedalam media yang ada di polybag dengan kedalaman 1cm. kemudian tutup permukaan media dan siram dengan air secukupnya. Sebaiknya setiap 1 polybag cukup diisikan 1 benih saja.
c. Apabila benih sudah selesai disemaikan laksanakan penyiraman pada benih 2 kali 1 hari. Ketika melaksanakan penyiraman usahakan jangan sampai merusak bagian permukaan tempat menyemai.
d. Pemupukan bisa dilaksanakan sesudah 2 minggu dengan pupuk kompos, pupuk cair organik atau NPK. Selain pemupukan, juga harus dilaksanakan penyiangan. Jangan sampai gulma tumbuh pada area penyemaian. Waktu yang tepat untuk memindahkan tanaman tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag yaitu sesudah 30 hari atau jika sudah mempunyai sekitar 5 helai daun.

4. Pemindahan Bibit Tomat
Sediakan terlebih dulu media tanam dan polybag sebelum bibit tomat dipindahkan. Untuk media tanam yang dipakai yaitu abu sekam, pupuk kandang ataupun kompos dan tanah.

Ada 2 cara memindahkan bibit tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag, yaitu :

a. Memindahkan Bibit Dengan Cara Dicabut
Siramlah tempat menyemai memakai air. Tujuannya supaya media semai menjadi lunak. Kemudian cabut tanaman dengan hati-hati, usahakan akarnya jangan sampai putus atau rusak. Kemudian usahakan bagian akarnya tegak lurus, dan jangan sampai bengkok ataupun terlipat. Atur kedalaman lubang tanam sesuai dengan panjang akar.

b. Memindahkan Bibit Dengan Cara Diputar
Tanaman tomat diangkat dengan media yang ada disekitarnya. Jika penyemaiannya dengan cara bedengan, cungkil bagian tanaman sedalam 10cm dengan sekop ataupun dengan tangan, kemudian angkat dan pindahkan bibit dengan tanahnya. Dan apabila menyemaikan bibitnya dengan polybag, sobek saja bagian plastik polybag kemudian pindahkan dengan tanahnya kedalam polybag yang ukurannya lebih besar.

5. Pemeliharaan Dan Perawatan
Ketika memudidayakan tanaman, perlu juga melaksanakan proses pemeliharaan dan perawatan. Jangan sampai hanya kita biarkan saja dan berharap hasilnya akan bagus. Beberapa hal yang harus dikerjakan supaya tanaman yang dibudidayakan sesuai dengan keinginan kita.

* Pemeliharaan tanaman tomat dalam polybag cukup gampang dikerjakan. Kesehatan tanaman jadi lebih terkontrol karena terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Jaga media tanam supaya tak terlalu kering. Siramlah tanaman tomat minimal 2 kali 1 hari. Jangan laksanakan penyiraman yang menyebabkan tanaman terlalu basah supaya akarnya tak menjadi busuk.
* Penyiangan harus dikerjakan secara teratur, supaya gulma dalam polybag tak tumbuh subur. Mungkin jika terdapat tanaman yang layu ataupun mati, langsung dibuang saja tanaman dan media tanamnya supaya tak bisa menulari tanaman yang lainnya. Kemudian pangkas tunas dan pasang penopang supaya tanaman tomat tak roboh.
* Berikan pupuk tanaman sesudah 1 minggu memakai kompos, setiap polybag sebanyak 1 genggam. setiap bulan laksanakan penambahan pupuk kompos, atau apabila tanaman terlihat kurang subur. Jika tanaman tomat akan berbuah bisa berikan tambahan pupuk khusus buah ataupun pupuk cair organik.
* Dan jika terlihat ada serangan hama, basmi hama tersebut dengan cara manual. Dibuang saja daun atau batang yang rusak karena serangan hama.

6. Hama Dan Penyakit
Hama yang seringkali menyerang tanaman tomat yaitu ulat tanah. Gejala yang timbul karena serangan hama tersebut yaitu pangkal batang terpotong dan tanaman jadi roboh. Pengendalian hama tersebut yaitu dengan memberikan furadan 3G di daerah sekitar pangkal batang. Hama yang lainnya yaitu ulat grayak, gejala yang timbul karena serangan hama tersebut yaitu di bagian daun terdapat bercak-bercak putih dan berlubang.

Penyakit yang seringkali menyerang tanaman tomat yaitu busuk daun, gejalanya yaitu pada bagian daun muncul bercak-bercak. Kondisi daun jadi sedikit basah, lunak dan warnanya menjadi hijau kehitam-hitaman. Penanganan yang bisa dikerjakan untuk menghilangkan penyakit tersebut adalah dengan penyemprotan cairan fungisida. Penyemprotan dengan memakai pestisida ataupun fungisida, sebaiknya dilaksanakan apabila benar-benar diperlukan. Sebaiknya pakailah pestisida alami supaya lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan.

7. Pemanenan Tomat
Sesudah sekitar 60-100 hari atau sekitar 3 bulan, tomat sudah siap untuk dipanen, tetapi itu juga sesuai dengan varietasnya. Untuk tomat yang sudah siap panen yaitu mempunyai warna hijau kekuning-kuningan atau pada bagian tepi daun terlihat mengering dan batangnya mulai menguning. Pemetikan dilaksanakan hanya pada buah yang sudah matang saja.

Buah tomat matangnya tak bersamaan. Pemetikan dikerjakan setiap 2 atau 3 hari 1 kali. Waktu yang paling baik untuk melaksanakan pemetikan tomat yaitu ketika pagi hari dan sore hari, ketika sinar matahari tak terlalu terik.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Senin, 09 Juli 2018

6 Tahapan Mudah Budidaya Sawi Hijau Dengan Polybag Agar Hasil Melimpah


Siapa sih yang tak mengenal dengan sayuran yang 1 ini?. Sayuran yang identik dengan daun berwarna hijau dan bentuknya panjang ini memang banyak dijumpai untuk dijadikan sebagai pelengkap berbagai makanan seperti mie ayam, cap cay, bakso dan jenis makanan lainnya. Ya benar inilah sayuran sawi. Sayuran sawi yaitu salah satu jenis sayuran yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tanaman sayuran sawi sendiri terdiri dari beberapa jenis, seperti sawi putih, sawi hijau serta sawi huma. Sayuran sawi umumnya mempunyai daun panjang, halus, tak berbulu, dan tak berkrop. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis serta berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit ada rasa pahitnya. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk campuran bakso, mie ayam dan lain sebagainya.

Mungkin yang lebih dikenal yaitu sawi hijau. Tak hanya itu, ada juga jenis sawi keriting dan sawi monumen. Sawi hijau ada juga yang menyebutnya sawi China yaitu jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasaran. Banyak sekali keuntungan dari konsumsi sawi hijau. Sawi hijau bisa menyehatkan tulang karena mengandung vit K. Tanaman sawi hijau ini mempunyai kandungan serat dan kadar air yang cukup tinggi jadi bisa membantu untuk mencegah sembelit serta bisa mempertahankan saluran pencernaan yang sehat.

Tanaman sayuran sawi bisa tumbuh maksimal di daerah dataran tinggi. Sayuran sawi ini tergolong jenis sayuran yang tahan pada air hujan, maka bisa ditanam sepanjang tahun. Akan tetapi, bila kemarau perlu penyiraman yang rutin. Tanaman sayuran sawi pada dasarnya tak terlalu banyak memerlukan air. Media tanam berupa tanah yang gembur, banyak humus, serta mempunyai pembuangan air yang baik. Derajat keasamannya antara 6-7 ph.

Berikut ini Cara Sukses Budidaya Tanaman Sayuran Sawi Dalam Polybag Supaya Bisa Tumbuh Dengan Subur dan Memuaskan :

1.Penyemaian Benih

Sawi hijau bisa tumbuh dengan baik apabila pembenihan dikerjakan dengan baik. Benih yang baik bisa menghasilkan tanaman yang mempunyai pertumbuhan bagus. Benih sawi hijau yang akan dipakai harus mempunyai kualitas yang baik. Benih sawi hijau umumnya yang baik mempunyai bentuk yang bulat, kecil, warna kulit benih coklat kehitaman, sedikit keras, dan permukaannya licin mengkilap. Apabila benih sawi hijau ini diperoleh dari membeli, maka ketika membeli harus diperhatikan lama penyimpanannya, kadar air, varietas, suhu serta tempat untuk menyimpannya. Perhatikan dan pastikan bahwa kemasan benih tersebut dalam kondisi utuh dan kemasan berbahan alumunium foil.

Sesudah memperoleh benih yang berkualitas, tahap berikutnya penyemain benih. Proses penyemaian benih sawi hijau dikerjakan dengan beberapa tahap, yaitu mulai dari membuat media penyemaian, penaburan benih dan penyiraman. Untuk media penyemaian bisa memakai polybag ukuran diameter 15cm atau bisa juga kotak kayu. Isikan polybag dengan tanah humus atau sub oil. Akan lebih baik apabila memakai kompos. Semaikan biji sawi hijau di dalam 1 polybag. Kerjakan proses penyiraman setiap hari, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Benih sawih hijau bisa ditanam apabila sudah tumbuh menjadi benih dan berumur 3–4 minggu.
Baca Juga :
2. Media Tanam Sawi di Polybag

Polybag yang dipakai untuk menanam sawi hijau yaitu polybag berdiameter 15cm. Sesudah memperoleh polybag, buatlah media tanamnya. Untuk media tanamnya terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang, serta arang sekam atau bisa juga memakai sabut kelapa.

Kemudian, bahan-bahan tersebut dicampur rata. Sesudah dicampur rata, masukkan ke dalam polybag yang sudah disiapkan. Diamkan media tanam selama 3 hari, sesudah itu bisa dipakai untuk menanam.

3. Penanaman Sawi Hijau di Polybag

Cari dan pilihlah bibit sawi hijau yang baik. Setiap tempat tanam bisa ditanami 3 bibit sawi hijau. Pindahkan bibit Sawi Hijau dengan hati-hati ke dalam tempat tanam.

Sesudah proses ini selesai, siram setidaknya 1 kali dalam 1 hari. Tambahkan kompos untuk pupuk organik setidaknya apabila memang tanaman sawi kurang begitu subur.

4. Tahap Perawatan

Sama seperti tanaman sayur yang lainnya, tanaman sawi hijau memerlukan perawatan yang harus dikerjakan dengan baik. Penyiraman tanaman sawi hijau dilaksanakan menurut musim. Apabila tak terlalu panas, penyiraman bisa dikerjakan 1 hari 1 kali, bisa pada pagi hari atau sore hari. Apabila musim penghujan, maka drainase pada media tanam polybag harus diperhatikan kelancaranya.

Cabutlah tanaman sawi hijau yang tumbuh terlalu rapat. Penjarangan ini dilaksanakan sesudah 2 minggu penanaman. Sesudah tanaman sawi hijau tumbuh, perlu dilaksanakan tahap penyulaman tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit dengan tanaman baru.

Apabila gulma terlalu mengganggu, seringlah melaksanakan penyiangan. Bila dirasa perlu, ketika melaksanakan proses penyiangan, kerjakan juga penggemburan dan pengguludan tanah. Pemupukan tambahan dikerjakan sesudah umur 21 hari setalah tanam. Pupuk yang diberikan berupa pupuk urea. Tahap pemupukan bisa dikerjakan dengan melarutkan sekitar 5gr pupuk urea ke dalam 5 liter air. Jika sudah tercampur rata dengan air kemudian larutan tersebut disiramkan pada tanaman yang ada di media tanam.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman sawi hijau, seperti kumbang daun, ulat daun, serta penyakit busuk akar. Untuk mengatasi hama dan penyakit tersebut bisa dikerjakan secara mekanik. Usahakan untuk menghindari pemakaian pestisida dalam mengatasi hama dan penyakit sawi hijau. Bila terpaksa harus memakai pestisida, maka usahakan dipakai 2 minggu sebelum panen.

6. Panen Sawi

Proses pemanenan sawi hijau bisa dilaksanakan pada umur 40-50 hari sesudah tanam. Cara memanen sawi hijau yaitu dengan memotong pangkal batang atau dengan mencabut seluruh tanaman. Sesudah dicabut, bersihkan sawi hijau tersebut dengan membuang tanah yang melekat pada akar sawi hijau atau dengan memotong bagian yang tak penting. Kemudian, cucilah dengan memakai air untuk memperpanjang kesegaran sawi hijau.


Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Selasa, 03 Juli 2018

5 Cara Ciamik Budidaya Terong Hijau Dengan Polybag, Dijamin Hasil Panen Melimpah


Terong atau nama ilmiahnya Solanum Melongena yaitu salah satu tumbuhan penghasil buah untuk sayuran. Terong ini asalnya dari India dan Sri Lanka, tanaman terong ini bisa tumbuh dengan ketinggian sekitar 40cm-150cm. Tumbuhan terong mempunyai daun yang ukurannya besar, 10cm-20cm untuk ukuran panjang daunnya dan 5cm-10cm untuk lebar daunnya, dan tumbuhan terong ini mempunyai lobus yang kasar. Batang tumbuhan terong umumnya mempunyai duri. Pada tumbuhan terong ini bunganya mempunyai warna putih sampai warna ungu dengan 5 lobus di bagian mahkota bunganya serta benang sarinya mempunyai warna kuning. Buah terong ada yang berwarna putih, ungu, hijau, dan lain sebagainya. Terong bermanfaat sebagai antioksidan untuk mencegah kanker dan bisa mengikat kelebihan zat besi yang bisa menyebabkan risiko penyakit jantung.

Cara Menanam Terong Hijau Dalam Polybag Yaitu :

Persiapan Bibit Terong Hijau

Pembibitan pada terong hijau sama halnya dengan pembibitan terong jenis lainnya. Pilihlah 1 buah terong hijau yang sudah tua dan biarkan membusuk pada pohon, Apabila sudah membusuk, ambil biji terong tersebut Kemudian keringkan selama 3 hari sampai benar-benar kering. Tetapi apabila anda tak ingin repot, anda bisa membeli bibit terong hijau di toko pertanian.

Sesudah benih terong hijau diperoleh, selanjutnya semai benih tersebut. Siapkan terlebih dulu lahan semai berukuran sekitar 50cm x 50cm. Tanah pada lahan tersebut digemburkan dengan dicangkul. Sesudah cukup gembur, supaya tanah bertambah subur selanjutnya taburkan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Sesudah itu, tebarkan bibit terong hijau tersebut ke media semai secara merata kemudian tutup kembali dengan media tanam. Apabila memungkinkan berikan penutup diatas lahan pesemaian dengan ketinggian sekitar 30cm-40cm dari tanah supaya bibit tak bertebaran ketika disiram atau ketika terkena air hujan. Tunggu sampai beberapa minggu atau sesudah bibit terong hijau mempunyai 4-5 helai daun, bibit terong bisa dipindah tanamkan ke polybag tanam.

Baca Juga :



Persiapan Tempat dan Media Tanam Terong Hijau

Siapkan tempat tanam berupa polybag berukuran sedang sekitar 40cm x 50cm. Sedangkan media tanam yang perlu disiapkan yaitu campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Media tersebut dimasukkan ke dalam polybag kemudian diamkan selama sekitar 2 hari.

Penanaman Terong Hijau

Apabila semua sudah siap, segera laksanakan penanaman. Bibit pada media semai diambil atau dicabut dengan hati-hati supaya tak rusak. Buatlah lubang tanam sedalam 5cm-10cm pada media tanam. Selanjutnya masukkan bibit terong hijau kedalam media tanam. Sebaiknya setiap 1 polybag tanam diisi dengan 1 bibit terong hijau.

Pemeliharaan Tanaman Terong Hijau

Laksanakan proses penyiraman secara rutin yaitu setiap pagi hari dan sore hari. Penyiraman tersebut dikerjakan secukupnya saja dan disesuaikan dengan kondisi media tanam dalam polybag tanam. Laksanakan pula proses penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman terong hijau dan juga kerjakan proses pemupukan dengan memakai pupuk yang mengandung Kalium, Natrium serta Fosfat.

Pemanenan Terong Hijau

Masa panen terong hijau bisa dikerjakan sesudah tanaman berumur sekitar 70-80 hari sesudah tanam. Pemanenan yang berikutnya bisa dilaksanakan setiap 3-7 hari 1 kali sesudah pemanenan pertama dilaksanakan. Pemanenan tersebut baik dikerjakan pada pagi hari atau sore hari.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk membudidayakan tanaman di lahan yang kecil atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

CATATAN :
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)