Rabu, 18 November 2020

Cara Menanam Pohon mangga dari Biji Hingga Panen

Cara Menanam Mangga yang Baik dan Benar

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Mangga adalah buah yang paling populer dalam masyarakat. Siapakah yang tidak mengenali mangga? Tentu seluruh warga mengenali dan pernah menyicipi buah mangga. 

Karena buah mangga sendiri diketahui selaku buah meja, yaitu buah yang umum dihidangkan di meja makan selaku sajian pembersih mulut. Buah mangga mempunyai wujud yang beragam bergantung macam mangga, ada yang berupa cukup bundar, cukup oval, cukup lonjong, dan sebagainya. Warna kulit mangga biasanya memiliki warna hijau kekuningan sampai orange.

Tanaman mangga termasuk tanaman yang paling gampang untuk dikembangbiakkan. Tanaman mangga seringkali diputuskan oleh warga untuk ditanamkan di pekarangan rumah atau di kebun. Pohonnya yang tinggi, besar, dan berdaun lebat lumayan mampu memberi rasa teduh di halaman rumah bila tanaman mangga telah dewasa. Dalam artikel kesempatan ini, kami akan memberikan penjelasan mengenai langkah menanam buah mangga dari biji. 

Secara simpel, triknya cukup dengan ambil biji dari dalam daging buah mangga untuk diambil kotiledon atau keping lembaganya dan jadi selaku bibit tanaman mangga. Tetapi saat sebelum mengulas lebih jauh berkenaan tehnik menanam mangga, sebaiknya bila Anda mengenali persyaratan tumbuh pohon mangga selaku pengetahuan awalnya.

Persyaratan Tumbuh Pohon Mangga

Cuaca

Pohon mangga lebih pas dengan cuaca kering, yakni waktu musim kemarau. Cuaca yang kering ini benar-benar dibutuhkan oleh mangga untuk proses berbunga. Bila pohon mangga ditanamkan di cuaca basah, umumnya bunga yang tumbuh akan jatuh berguguran, hingga bisa susah untuk berbuah. Pada cuaca basah juga tanaman mangga kerap terserang oleh hama dan serangga.

Keadaan Tanah

Kondisi tanah yang dibutuhkan untuk perkembangan pohon mangga ialah tanah yang gembur dan memiliki kandungan banyak humus. Bahkan juga semakin lebih baik kembali bila tanah yang dipakai ialah tanah lempung.

BACA JUGA:

Pengertian Sistem Pertanian Permakultur

Manfaat Buah Matoa, Buah Lezat dan Eksotis Asal Papua

Lindungi Tanaman Anda dari 7 Hama Tanaman dan Berikut Cara Membasminya!

Ketinggian Tempat

Pohon mangga lebih pas dikembangbiakkan di daratan rendah sampai menengah. Batasan ketinggian untuk penanaman mangga kurang lebih dari ketinggian 500 mdpl. Perkembangan maksimalnya akan berlangsung bila ditanamkan di daratan rendah. Bila ditanamkan di daratan tinggi, buah mangga yang dibuat biasanya kurang bermutu bila dibanding yang ditanamkan di daratan rendah.

Tehnik Menanam Pohon Mangga

Pembibitan

Bibit mangga yang akan ditanamkan didapat dari biji mangga yang ada dalam daging mangga. Yakinkan mangga yang akan dipakai untuk pembibitan ialah mangga yang sehat, bermutu, dan tidak memiliki kandungan bibit penyakit. Langkah mendapatkan bibit mangga sebagai berikut ini: 

  • Kupas kulit mangga dan mengambil dagingnya. Sisakan bijinya saja. Jumlah biji yang akan ditanamkan tergantung pada seberapa banyak mangga yang akan Anda tanam di kebun atau di pekarangan. Bila cuman pengin menanam satu mangga, cukup persiapkan satu biji mangga saja.
  • Keringkan biji mangga yang sudah diambil dari dagingnya barusan dengan dijemur di bawah panas matahari langsung. Pengeringan ini mempunyai tujuan supaya susunan kulit biji (pericarp) mangga akan pecah, hingga bisa diambil keping lembaganya (kotiledon). Kotiledon berikut yang akan jadi selaku bibit untuk ditanamkan.
  • Langkah ambil kotiledon dari pericarp ini dengan menyerang ujung pericarp merasa kosong atau berongga, selanjutnya irislah secara perlahan pericarpnya. Ini harus dikerjakan dengan berhati-hati supaya kotiledon tidak tergesek.
  • Sesudah didapat kotiledonnya, persiapkan tempat untuk lakukan persemaian bibit mangga. Tempat semai ini dapat memakai kotak plastik yang memiliki ukuran 100×50 cm, atau langsung memakai tempat pekarangan atau kebun dengan membuat lubang semai seputar 30×40 cm.
  • Medium yang dipakai untuk menyemai ialah kombinasi tanah dan pupuk kandang (3:1).
  • Sesudah biji dimasukkan pada tempat semai, tutup lubang semai dengan plastik atau sisa-sisa tanaman yang berjatuhan. Tetapi yakinkan supaya tanah tidak lembab.
  • Bibit yang lagi dalam periode persemaian jangan kekurangan air. Dalam kurun waktu dua minggu, bibit mulai akan berkecambah.
  • Bibit yang telah berumur seputar 4 bulan dan telah mempunyai tinggi 25-30 cm, seharusnya dipindah ke polybag.
  • Sesudah berumur enam bulan, bibit siap untuk dipindah ke tempat kebun.

Penyiapan Tempat Tanam

Penyiapan tempat tanam seharusnya dikerjakan dua minggu saat sebelum bibit siap dipindah ke tempat tanam. Beberapa hal yang penting dikerjakan diantaranya:

1. Mencangkul tanah supaya tidak menggumpal dan membuat bongkahan. Disamping itu, pencangkulan tanah mempunyai tujuan supaya tanah tempat tanam bertambah lebih gembur.

2. Sesudah tanah dicangkul, biarkan sepanjang lebih kurang 1,5 minggu supaya tanah yang lembab bertambah lebih kering, dan supaya gas-gas beracun dalam tanah bisa menguap.

3. Seterusnya, tanah yang subur ditata supaya jarak tanamnya lebih renggang. Tentang hal tanah yang kurang subur, jarak tanamnya dibikin lebih meeting.

Proses Penanaman

1. Proses penanaman dikerjakan dengan memotong polybag, lalu masukkan tanaman dan tanah dari polybag ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan.

2. Timbun tanaman mangga memakai tanah sampai membuat guludan.

3. Seharusnya dikerjakan penempatan kayu penyangga di seputar tangkai tanaman supaya tanaman lebih kokok dan tahan angin sampai akar lebih bersatu dengan tanah.

4. Bila dibutuhkan, tanam pohon perlindungan yang awalnya dipakai membuat perlindungan waktu tanaman disemaikan. Tanaman perlindungan yang umum dipakai ialah pohon trembesi atau pohon asam.

Perawatan

Kecuali lakukan beberapa tahap di atas, Anda pun perlu lakukan banyak hal untuk memiara tanaman. Sebab apalah berarti bibit dan tempat tanam yang bagus bila tanaman tidak dipiara. Perawatan di sini dapat berperanan penting untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Perawatan yang bisa dikerjakan diantaranya:

  • Penyiangan : penyiangan dikerjakan dengan mengambil rumput liar atau gulma yang tumbuh di seputar tanaman dan mengusik perkembangan tanaman.
  • Pembumbunan : pembumbunan bisa dikerjakan dengan menumpuk kembali lagi tanah yang turun sebab terikut air waktu penyiraman.
  • Pemupukan : pemupukan di sini dapat menolong tingkatkan kesuburan tanaman. Pupuk yang dipakai ialah pupuk organik dan pupuk anorganik. Disamping itu, dapat ditambah dengan polinatur maru atau serbuk sari dan ditambah dengan hormon giberelin, supaya jumlah buah yang dibuat semakin banyak.
  • Pemotongan : pemotongan dikerjakan untuk membuat kanopi, hingga produksi buah mangga jauh lebih bagus.
  • Pengaturan hama dan penyakit : pengaturan hama dan penyakit dikerjakan dengan menyemprotkan pestisida dan insektisida pada tanaman. Penting diingat jika penyemprotan pestisida dan insektisida cuman dikerjakan waktu hama dan serangga menyerbu. Hama yang kerap menyerbu diantaranya kepik buah, lalat buah, wareng, codot, dan tungau.

Panen Mangga

Semua proses perawatan tanaman seharusnya digerakkan secara teratur sampai periode panen datang. Biasanya, pohon mangga yang ditanamkan memakai bibit biji atau okulasi, periode panennya ialah waktu pohon mangga berumur 5 sampai 6 tahun. Pemanenan dikerjakan dengan berhati-hati supaya buah yang dipanen tidak jatuh, hancur, atau cacat. Bila buah mangga jatuh dan hancur, karena itu buah mangga akan bertambah lebih gampang membusuk.

Selesai sudah artikel untuk hari ini, jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Sampai jumpa.

Sabtu, 31 Oktober 2020

Cara Menanam Paprika Dalam Pot atau Polybag

Budidaya Paprika dalam Polybag

Hai, Salam sejaterah bagi sobat pembaca setia. Pada artikel kali ini kita akan mempelajari cara menanam paprika di polybag atau pot, dari biji. Sebelumnya, kita perlu ketahui dulu lebih lanjut tentang asal usul buah paprika, sehingga lebih afdol dalam hal menanamnya

Apakah Paprika itu Termasuk kedalam Sayur atau Buah?

Paprika terhitung dalam species Capsicum annuum. Tanaman paprika hasilkan buah dengan beberapa warna buah seperti merah, kuning, hijau, atau bahkan juga ungu. Paprika sendiri sekilas mempunyai wujud seperti lonceng (ada pula yang macam panjang), serta rasa yang dipunyai paprika sendiri yakni manis serta sedikit pedas, masih 1 genus dengan tanaman cabai.

Kenapa Paprika Memiliki Rasa Sedikit Pedas?

Sebab sama seperti seperti cabai, paprika memiliki kandungan senyawa yang namanya Capsaicin, walau banyaknya tidak sekitar untuk cabai. Capsaicin adalah senyawa yang memunculkan rasa pedas atau panas dalam mulut. Untuk paprika kandung capsaicin terdapat untuk daging buah serta capsaicin dengan fokus yang tinggi terdapat untuk wilayah seputar bijinya. 

Untuk Anda yang kemungkinan belum mengetahui, paprika yang memiliki warna merah memiliki kandungan senyawa capsaicin yang tinggi dibanding paprika dengan warna yang lain. Paprika memiliki kandungan vitamin C, serta kenyataannya vitamin C untuk paprika merah disebutkan 2x semakin banyak dibanding paprika hijau.

Bagaimana Cara Menanam Paprika?

Mari kita masuk di sisi pembicaraan pokok dari artikel ini. Bila Anda berminat untuk menanam paprika dari biji, di bawah ini ialah tutorialnya dengan memakai tempat pot atau polybag.

1. Niatkan, dan siapa bilang paprika tidak bisa di dataran rendah?

Sama seperti yang sudah kita kenali jika di Indonesia sendiri banyak yang membudidayakan tanaman paprika ini. Macam yang umum ditanamkan di Indonesia ialah skipper, blue star serta wonder bell. Serta di Indonesia sendiri paprika umumnya dibudidayakan di daratan tinggi yang mempunyai temperatur yang dingin.

Jadi, bila Anda ada di daratan rendah serta akan menanam paprika di pekarangan rumah apa tidak bisa? Sudah pasti dapat! Banyak kok rekan-rekan kita yang coba menanam paprika di daratan rendah serta sanggup berbuah.

2. Dapatkan & Siapkan Benih

tahap selanjutnya Anda siapkan benih paprika. Anda dapat membeli di toko kami ini, Anda dapat memperoleh beberapa jenis macam paprika dari paprika hijau, paprika merah, paprika ungu serta ada banyak yang lain, dari macam lokal sampai import.

Sesudah Anda memperoleh benih paprikanya cara setelah itu menyelup benih paprika ke air hangat kuku sepanjang lebih kurang 4 sampai 6 jam (optional). Cara ini mempunyai tujuan supaya benih paprika bisa lebih cepat tumbuh dibandingkan tidak dicelup. Selama saat perendaman campur dengan air bawang buat percepat perkecambahan paprika (bawang merah ialah zpt alami yang bisa menggairahkan akar tumbuhan).

3. Menyemai Benih Paprika

Sediakan lebih dulu medium tanamnya, Anda dapat pakai pot atau polybag yang mempunyai range diameter 25 cm minimum. Selanjutnya untuk tanahnya memakai tanah yang gembur serta remah dan tidak padat. Selanjutnya taburi benih paprika di atas tanah lalu tutup kembali lagi memakai tanah atau pasir yang lembut.

BACA JUGA:

Pengertian Sistem Pertanian Permakultur

Lindungi Tanaman Anda dari 7 Hama Tanaman dan Berikut Cara Membasminya!

Bagi Yang Belum Tahu Apa Itu Paranet? Yuk Mengenal Paranet Beserta Fungsinya

Selama saat penyemaian benih paprika hindari dari pencahayaan matahari yang terlalu berlebih dengan menempatkannya untuk lokasi yang teduh dan menjaga terus supaya keadaannya selalu lembab dengan menyiramiinya dengan memakai sprayer. Tunggu seputar 25 hari sampai benih mulai berkecambah serta beralih menjadi bibit.

4. Mananam Paprika ke Media Tanam

Sambil menanti benih paprika tumbuh jadi bibit, Anda dapat siapkan dahulu medium tanamnya untuk rumah bibit paprika. Medium tanamnya memakai kombinasi di antara tanah, pupuk kompos serta pupuk kandang dengan kandungan pebandingannya 1 : 1 : 1. Untuk pupuk kandangnya Anda dapat memakai kotoran hewan ternak seperti sapi, kambing atau ayam.

Untuk mengalihkan benih yang sudah beralih menjadi bibit Anda harus menanti seputar 25 hari sampai 30 hari. Fungsinya supaya bibit lebih kuat serta mempunyai peluang untuk tumbuh yang tinggi. Seharusnya Anda lakukan perpindahan bibit di sore hari sebab temperaturnya tidak begitu panas. Sesudah dipindah ke dalam tempat tanam yang baru, tempatkan pot atau polybag di lokasi yang teduh.

5. Cara Merawat Paprika yang Sudah Tumbuh

Sesudah paprika ditanamkan, untuk perawatannya yang pertama kali ialah Anda perlu buat kayu penyangganya. Fungsinya ialah supaya sang paprika tidak gampang ambruk didera angin. Seterusnya siramilah sang paprika tiap sore dan pagi hari. Penyiramannya disamakan dengan situasi keadaan, jika hujan cukup 1x satu hari saja.

Kerjakan pemupukan sesudah kurang lebih 20 hari dari hari perpindahan bibit ke tempat tanam yang baru serta kerjakan pemupukan tiap 20 hari sekali sampai sang paprika siap untuk dipanen. Anda dapat memakai pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang dan lain-lain atau memakai pupuk kimia N-P-K. Membersihkan juga tanaman liar (gulma) yang tumbuh di seputar tanaman paprika kecintaan.

6. Cara Memanen Buah Paprika

  • Kapan waktunya untuk memanen paprika? Anda bisa memanen paprika sesudah melalui lebih kurang 3 bulan.
  • Bagaimanakah cara mengenali paprika siap untuk dipanen? Anda dapat mengenali bagaimana paprika siap untuk dipanen dengan 2 langkah yakni dengan diketok serta didesak. Jika buah paprika diketok serta memunculkan suara yang keras, karena itu paprika siap untuk di panen. Dengan didesak, yakni saat Anda mendesak paprika serta memiliki bentuk tetap sama karena itu paprika siap untuk dipanen.
  • Bagaimanakah cara menuai paprika yang telah masak? Paprika yang telah masak langkah memetiknya dengan menuai buahnya dengan tangkainya. Sesudah diambil taruhlah untuk temperatur yang cukup dingin supaya kualitas dari buah paprika masih terlindungi dengan baik.

Itulah tadi ulasan singkat tentang cara untuk menanam paprika pada pot atau polybag. Bagaimana apakah anda tertarik untuk mencobanya di rumah? 

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Jangan lupa share juga agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Jumat, 09 Oktober 2020

Langkah Tepat Menanam Lidah Buaya dalam Polybag

Langkah Tepat Menanam Lidah Buaya dalam Polybag

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Lidah buaya adalah tanaman yang banyak sekali mengandung manfaat. Di antara salah satunya manfaat lidah buaya biasanya adalah untuk kesehatan dan kecantikan. 

Serta menjadikan rambut anda tumbuh lebat, menjadikan kulit wajah sehat, menghilangkan ketombe di kulit kepala, bahkan meredakan luka. Tidak hanya dalam kesehatan dan kecantikan, tanaman yang memiliki nama lain Aloe vera ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, seperti dijadikan jus atau olahan lainnya.

Nah, jika Sobat tertarik menanam lidah buaya di pekarangan rumah, bisa ikuti tips menanam lidah buaya di polybag.

1. Menyiapkan Polybag

Untuk menanam lidah buaya dalam polybag, bisa anda gunakan polybag ukuran kecil, sedang, maupun besar. Sebagai saran pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Bunda. Akan tetapi disarankan untuk memilih polybag dengan ukuran sedang sampai besar yang mempunyai diameter kira-kira 20 cm, supaya nantinya bagus untuk pertumbuhan sang lidah buaya.

Jika pekarangan Bunda relatif kecil, dianjurkan memakai polybag sedang. Sebab bila memakai polybag ukuran besar, karena itu Bunda tidak dapat menanam lidah buaya dalam jumlah banyak.

2. Mempersiapkan Media Tanam

Media tanam untuk menanam lidah buaya ialah tanah yang kering. Tanaman lidah buaya sedikit tidak sama dengan tanaman tipe lain, yang umumnya memerlukan tanah basah untuk media tanam. Sesaat lidah buaya memakai tanah kering.

Bunda dapat juga memakai tanah kombinasi, yaitu tanah kering yang digabung dengan pupuk kandang. Kecuali dengan pupuk kandang, juga bisa memakai kombinasi tanah dengan batu apung, perlit, dan lain-lain. Yang penting Bunda tahu, tanda-tanda dari tanaman lidah buaya yang sehat dapat disaksikan dari jumlahnya tunas yang tumbuh.

3. Langkah Menanam

a. Tanamlah tanaman lidah buaya yang masih anakan atau yang ukurannya masih kecil. Pilih kualitas unggul, yang dapat disaksikan dari memiliki bentuk yang fresh serta tanpa bintik atau vlek hitam pada daunnya.

b. Tusukkan lidah buaya anakan ke media tanam di polybag.

c. Yang penting Bunda lihat ialah saat menanamkan ke polybag, tidak dianjurkan untuk menanamkan begitu dalam atau begitu dangkal. Ini dapat mengakibatkan lidah buaya busuk, atau gampang ambruk.

4. Waktu Penyiraman

Bunda perlu tahu , tanaman lidah buaya tidak menyenangi air. Maka janganlah menyirami kebanyakan air ke tanaman sebab mengakibatkan lidah buaya nanti cepat busuk. Siram saja seperlunya.

BACA JUGA:

Cara Menanam Strawberry di Polybag, Mudah dan Cepat Berbuah

Pegiat Kebun Wajib Tahu, Begini Tips Cerdas Merawat Tanaman Mawar

Lindungi Tanaman Anda dari 7 Hama Tanaman dan Berikut Cara Membasminya!

Tekankan ada lubang drainase pada pot tanaman, maksudnya supaya air berlebihan saat penyiraman dapat terbuang melalui lubang drainase.

5. Tehnik Perawatan

Ada dua hal yang perlu Bunda lihat, yaitu berkaitan pemupukan serta perawatan. Untuk pupuk, Bunda dapat beri pupuk npk atau tipe pupuk organik yang lain. Beri pupuk itu sekitar 2 gr/polybag tiap dua minggu sekali.

Sesaat untuk perawatan, lihat penyinaran yang tentang lidah buaya. Tekankan lidah buaya terserang cahaya matahari dengan cara langsung, dan juga jangan sering sebab nanti dapat menghancurkan tanaman. Ciri tanaman lidah buaya yang sering terserang cahaya matahari ialah timbulnya bintik coklat pada daun, dan daun beralih warna jadi oranye.

6. Langkah Panen

Lidah buaya bisa dipanen waktu berumur enam bulan. Tetapi umumnya, beberapa orang lakukan panen waktu lidah buaya berumur 7 bulan. Bunda dapat memanen dengan menuai daun yang sangat luar dengan memakai pisau atau cutter.

Yup, sampai juga kita di ujung pembahasan untuk artikel ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca, Sekian dan Terima kasih.

Senin, 28 September 2020

Cara Menanam Strawberry di Polybag, Mudah dan Cepat Berbuah

Cara Mudah Menanam Strawberry

Halo semua, kembali lagi bersama penulis. Kali ini kita akan membahas artikel soal cara menanam strawberry di polybag. Langkah menanam strawberry di polybag benar-benar dapat dilaksanakan dipekarangan rumah serta jadi salah satunya favourite buat tiap orang yang ingin bercocok tanam. 

Buah strawberry datang dari Amerika Latin ini fresh saat dibikin olahan minuman atau kombinasi kue. Salah satunya tipe spesies dari tanaman Strawberry ialah Fragaria chiloensis L yang menebar ke beberapa negara Amerika, Eropa serta Asia.

Sejauh ini warga salah mendefinisikan buah strawberry. Buah memiliki warna merah berupa kerucut dengan rasa asam manis ialah reseptakel atau jaringan fundamen bunga yang alami pembesaran. Disamping itu, buah sebetulnya ialah biji-biji kecil atau buah kerdil yang memiliki warna putih yang disebutkan achene. Achene ini melekat pada reseptakel.

Ketentuan Tumbuh Tanaman Strawberry

  • Wilayah tumbuh yang diperlukan minimal mempunyai ketinggian lebih dari 600 mdpl.
  • Temperatur udara tidak panas, yakni sekitar 22 – 25° C di siang hari serta 14 – 18° C saat malam hari. Kelembapan sekitar 80 – 89%.
  • Menyenangi pencahayaan penuh semasa 8 – 10 jam satu hari.

Langkah Menanam Strawberry di Polybag Ditanggung Cepat Berbuah

Sekarang, menanam strawberry bisa ditanam di wadah terbatas, seperti polybag atau karung. Tetapi harus diingat, lingkungan serta proses penanaman harus sesuai dengan habitat tumbuhnya. Di bawah ini adalah tutorial langkah menanam strawberry supaya tumbuh subur serta cepat berbuah:

Penyeleksian Bibit serta Proses Penyemaian Benih Strawberry

Langkah menanam strawberry di poybag dari benih bisa didapat dengan generatif serta vegetatif. Berikut penuturannya:

  • Perbanyakan generatif yang disebut ialah memakai benih strawberry yang dapat didapat di toko pertanian. Setelah itu, benih disemai sampai menumbuhkan beberapa helai daun. Kemudian, alihkan bibit ke pot atau poybag.
  • Perbanyakan vegetatif dilaksanakan dengan anakan serta membelah stolon. Stolon adalah ekstensi tunas yang tumbuh dengan cara horisontal. Disamping itu, anakan adalah rumpun dari tanaman induk yang dapat dibagi. Anakan serta stolon ini setelah itu ditanam di media serta wadah yang baru.

Tingkatan Persiapan Media Menanam Strawberry

Untuk cara setelah itu yang penting diingat ialah persiapan media tanam yang pas untuk tanaman strawberry.

Beberapa alat serta bahan yang bisa mendukung proses persiapan media tanam,

  • Pasir
  • Kompos
  • Poybag ukuran sedang atau besar
  • Pupuk Organik GDM Granule SAME serta GDM Black Bos
  • Centong tanah

Formasi Media Tanam serta Proses Menanam Strawberry Di Poybag

Cara selanjutnya dulur akaan lakukan proses penanaman bibit strawberry, tetapi awalnya tekankan untuk lakukan formasi yang pas.

Berikut tingkatan yang pas untuk penanaman bibit strawberry yang dulur dapat pratekkan:

1. Masukan media tanam berbentuk pasir, kompos, serta tanah dengan perbandingan 1:2:3 dan aplikasi GDM SAME sekitar 50 gr per poybag dam lautkan GDM Black BOS dengan perbandingan 1:100 liter selanjutnya mengambil 250 ml/poybag kocor pada tanah tekankan situasi tanah lembab atau basah.

2. Dulur dapat membuat empat lubang dibagian pinggir media tanam dengan jarak antarlubang seputar 20 cm.

3. Selanjutnya dulur bisa melepas bungkus polibag pada bibit strawberry, lantas tanam di ke-4 lubang yang sudah disiapkan awalnya.

4. Kemudian, kerjakan penyiraman di media tanam memakai air sesuai dengan keperluan, selanjutnya letakkan tanaman dalam tempat terbuka yang mendapatkan penerangan yang cukup. Waktu menanam lebih satu poybag, cocokkan jarak di antara poybag seputar 40 cm.

5. Derajat pH tanah yang bagus untuk menanam strawberry di kebun ialah 5.4 – 7.0, sedang untuk budidaya di poybag ialah 6.5 – 7,0.

6. Bila ditanam di kebun karena itu kedalaman air tanah yang diisyaratkan ialah 50 – 100 cm dari permukaan tanah. Bila menanam strawberry di poybag, media harus mempunyai karakter kutub yakni gampang merembeskan air serta faktor hara selalu harus ada.

Perawatan Teratur Menanam Strawberry Di Polyabg

Kesuksesan dalam menanam strawberry dalam poybag pasti harus disertai dengan proses perawatan yang pas.

Diantaranya dengan lakukan proses perawatan tanaman strawberry yang pas, berikut stepnya:

Penyiraman

Tanaman strawberry termasuk juga tanaman yang tidak tahan kering. Karena itu, seharusnya penyiraman dilaksanakan dengan cara teratur 2x satu hari, khususnya pada musim kemarau. Bila masuk musim penghujan, penyiraman dilaksanakan saat media tanam nampak kering.

Pemupukan

Untuk proses pemupukan dalam menanam strawberry di polybag dengan Pupuk Organik Cair GDM Ahli Buah-buahan dengan ukuran jumlah 500 ml/tangka. 

Selanjutnya dulur bisa menyirami pada tanah satu minggu sekali dan terapkan Bio Organik Granule GDM SAME sekitar 3 sendok per polybag. 

BACA JUGA:

Cara Budidaya Cabai Merah Dengan Baik & Benar

Mengenal Buah Tin, Asal Usul, dan Manfaatnya untuk Tubuh

Bagi Yang Belum Tahu Apa Itu Paranet? Yuk Mengenal Paranet Beserta Fungsinya

Setelah itu larutkan GDM Black BOS dengan perbandingan 1:100 liter selanjutnya mengambil 250 ml/polybag kocor pada tanah tekankan situasi tanah lembab serta basah kerjakan satu bulan sekali.

Arah pemakaian GDM SAME serta GDM Black Bos untuk menahan pembusukan pada akar serta buah strawberry yang dikarenakan oleh bakteri tular tanah. Kecuali Itu pemakaian POC GDM Ahli Buah-buahan untuk menghasikan Hormon untuk tingkatkan perkembangan tanaman, tingkatkan tinggi & besar tangkai tanaman serta dapat tingkatkan jumlah serta luas daun yang dibuat dari bakteri premium Bacillus pumillus.

Pemotongan

Pemotongan pada tanaman strawberry berlaku pada tiga sisi tanaman, yaitu daun, stolon, serta bunga. Pemotongan daun dilaksanakan bila daun begitu rimbun atau daun terkena penyakit.

Arah pemotongan daun untuk mengefisienkan tanaman dalam lakukan fotosintesis, dan tingkatkan kualitas serta jumlah hasil panen.

Pemotongan stolon mempunyai tujuan untuk tingkatkan produktivitas tanaman. Perlakuan ini umumnya diaplikasikan pada penanaman strawberry dengan tehnik hidroponik serta wadah karung (polibag).

Pemotongan bunga pada strawberry perlu dilaksanakan. Masalahnya bunga strawberry tumbuh berumpun. Bunga yang dijaga seharusnya cuma bunga primer, sekunder, serta tersier. Kecuali bunga itu seharusnya dipotong hanya karena membuahkan buah memiliki ukuran kecil.

Hama yang Umum Menggempur

Kutu daun

Tanda-tanda : puncak atau daun kerutan, keriting, pembangunan bunga atau buah terhalang.

Tungau

Tanda-tanda : Ada bintik kuning sampai coklat, keriting, jadi kering serta luruh pada daun.

Nematoda

Tanda-tanda : Tanaman tumbuh kerdil, batang daun kurus serta kurang berbulu.

Kutu putih

Tanda-tanda : Sisi tanaman yang ditutupi kutu putih bisa menjadi abnormal.

Pergantian Media serta Penyiangan

Pergantian media menanam strawberry di polyabg harus selekasnya dilaksanakan bila media telah nampak memadat, akar keluar banyak dari wadah tanam, serta perkembangan tanaman melamban, serta tidak ingin berbunga. Formasi media yang dipakai sama juga dengan media awalnya.

Karena tanaman strawberry susah berkompetisi dengan gulma, karena itu penyiangan mutlak dibutuhkan.

Triknya, dulur dapat mengambil serta buang gulma yang tumbuh di seputar tanaman strawberry sekerap kemungkinan. Masalahnya kecuali untuk inang buat hama serta penyakit, gulma dapat juga mengganggu perkembangan tanaman.

Proses Pemanenan Buah Strawberry

Dalam tingkatan akhir proses menanam strawberry di poybag karena itu tanaman strawberry yang dari anakan serta stolon mulai berbunga saat berusia 2 bulan sesudah tanam. Tapi, bunga pertama lebih bagus dibuang.

Sesudah tanaman berusia 4 bulan, baru selanjutnya bunga didiamkan tumbuh jadi buah. Periode pembungaan serta pembuahan akan berjalan semasa dua tahun tiada henti bila tidak ada permasalahan.

Ciri ciri buah strawberry yang siap panen diantaranya:

  • Buah telah cukup kenyal serta cukup empuk, kulit buah didominasi warna merah, hijau kemerahan sampai kuning kemerahan
  • Buah berumur dua minggu semenjak pembungaan atau 10 hari semenjak awal pembangunan buah.

Langkah memanen buah strawberry sampai penyimpanannya berikut stepnya:

  • Dulur dapat melakukan dengan menggunting sisi batang bunga dengan kelopaknya. Panen dilaksanakan 2x satu minggu. Selanjutnya buah disimpan pada suatu wadah dengan berhati-hati supaya tidak memar, taruh dalam tempat teduh atau langsung dibawa ke tempat penampungan hasil.
  • Hamparkan buah di atas lantai beralas terpal atau plastik. Bersihkan buah strawberry dengan air bersih serta mengalir lantas keringkan di atas rak-rak penyimpanan.

Demikian Info tentang langkah menanam strawberry di polyabg, supaya dapat tumbuh dengan maksimal serta berbuah dengan lebat tekankan dulur memakai gabungan produk Pupuk Organik GDM .

Nah, Jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Jumat, 11 September 2020

Tips Cara Merawat Tanaman Tomat Supaya Cepat Berbuah Lebat

Cara Merawat Tanaman Tomat

Tanaman Tomat ialah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah serta Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat adalah tumbuhan siklus hidup singkat, bisa tumbuh setinggi 1 sampai 3 mtr.. Tumbuhan ini mempunyai buah berawarna hijau, kuning, serta merah yang umum digunakan untuk sayur dalam masakan atau dikonsumsi dengan cara langsung tanpa ada diolah. Tomat mempunyai tangkai serta daun yang tidak bisa dikonsumsi sebab masih sekeluarga dengan kentang serta Terung yang mengadung Alkaloid.

Langkah menanam tanaman tomat ialah disemai bertambah dulu, sesudah tumbuh 4 daun sejati selanjutnya ditanam (dibuat bibit terlebih dulu). Panen diawali umur 9 minggu sesudah tanam setelah itu tiap 5 hari.

Perawatan tanaman tomat relatif bertambah gampang dibanding menjaga tanaman buah yang lain. Akan tetapi kita harus mempunyai pengetahuan mengenai tomat tersebut supaya tanaman tomat bisa tertangani secara baik. Yang penting harus dimengerti ialah kekurangan tanaman tomat, diantaranya:

1. Tomat tidak bisa tumbuh maksimal di luar iklim di antara 22°C – 29°C.

2. Tomat membutuhkan intensif sinar yang tinggi, minimal 10-12 jam tiap hari.

3. Gampang terkena penyakit bila iklim lingkungan tidak cocok

4. Tanaman tomat benar-benar rawan pada risiko kekurangan oksigen

5. Tidak tahan pada kubangan air

Langkah Menjaga Tanaman Tomat yang Baik

Dengan mengenal semua kekurangan tanaman tomat karena itu sendirinya kita akan mengenali langkah perawatan tanaman tomat yang baik. Ada tahapan-tahapan perawatan tanaman tomat salah satunya penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan, pemotongan, pengikatan, serta pengaturan hama serta penyakit tanaman.

Penyiraman Tanaman Tomat

Untuk menyiram tanaman tomat, perlu dilaksanakan 2 kali dalam satu hari saat sore dan pagi. Tetapi harus memerhatikan kekurangan tanaman tomat, yakni tidak tahan dengan kubangan serta rawan pada kekurangan oksigen. Oleh karenanya, siramlah tanaman seperlunya saja tak perlu begitu basah kuyup yang bisa memunculkan kubangan disekitar akar.

Penyiraman waktu pagi, harus dengan air yang semakin sedikit dari sore hari, sebab saat sore hari bertambah dibutuhkan untuk gantikan air yang hilang sebab penguapan serta kembalikan kemampuan tanaman saat malam hari datang.

Penyulaman

Penyulaman ialah pergantian tanaman yang mati. Sebab biasanya saat kita menanam bibit tomat, tidak semua tumbuh baik, tentu ada-ada saja beberapa yang mati. Nah, penyulaman ditujukan untuk mengubah tanaman yang mati, tapi cuma dilaksanakan saat tanaman baru berusia seputar 7-14 hari. Tiap bibit tanaman tomat yang mati dikisaran usia dua minggu harus selekasnya ditukar yang baru. Bila lebih dari tiga minggu, karena itu waktu panen tidak seragam, jadi tak perlu dilaksanakan penyulaman.

Penyiangan/Pembumbunan

Penyiangan dengan cara simpel bisa disimpulkan pengamanan tanaman dari gulma serta wajahit yang lain. Sedang pembumbunan ialah pekerjaan yang dilaksanakan untuk menguatkan akar tanaman. Penyiangan serta pembumbunan dilaksanakan dengan cara bertepatan saat umur tanam seputar 15-30 hari.

BACA JUGA:

Cara Mudah Menanam Buah Lemon Di Pekarangan Rumah

Mengenal Buah Tin, Asal Usul, dan Manfaatnya untuk Tubuh

Wajib Anda Tau, Ini Fakta Terbaru Tentang Padi (Beras) di Indonesia

Penyiangan dilaksanakan dengan mengambili tanaman penganggu atau memakai cangkul atau alat yang lain disekitar tanaman. Serta pembumbunan yaitu tanah hasil cangkulan barusan bisa diletakkan disekitar tanaman tomat untuk menguatkannya, atau juga bisa dengan menanamkan tangkai bambu disamping tanaman tomat supaya tangkai serta akar bisa terbantu saat menyokong buah.

Pemupukan

Pemupukan susulan tanaman tomat disarankan memakai pupuk NPK daun, kompos atau juga bisa dengan Pupuk Langsung Gunakan (PLP), saat umur tanam mencapai 1 minggu, dan sebagainya sesudah sebulan, serta tiap 30 hari sekali. Bila memakai kompos, beri satu kepalan tangan pada tiap tanaman bagus di dalam pot, polibag atau bedengan. Serta NPK sekitar 2 gr per tanaman.

Pemotongan

Pemotongan dilaksanakan untuk percepat pembuahan, peremajaan tanaman, membuat pohon serta kurangi daun supaya tangkai penting tanaman tomat memperoleh nutrisi secara baik hingga bisa membuahkan buah semakin banyak dengan kualitas yang baik.

Pangkaslah tanaman tomat saat telah tumbuh besar, potong tiap cabang atau ranting yang tumbuhnya tidak pas atau yang terserang penyakit. Pemangkasan tunas-tunas air perlu dilaksanakan tiap satu minggu sekali selama saat perkembangan. Supaya perkembangan tanaman tomat maksimal, setiap tanaman cuma tersisa satu cabang serta tiap cabang cuma terbagi dalam tiga tandan. Serta tiap tandan disisakan 5 buah supaya buah yang dibuat besar serta bermutu baik.

Pengikatan


Pengikatan dilaksanakan untuk jaga tanaman tomat supaya tidak ambruk serta tanaman tumbuh tegak. Ikatlah tanaman pada tangkai bambu yang ditancapkan saat pembumbunan, hingga pohon bisa menyokong buah secara baik.

Pengaturan hama serta penyakit

Hama tanaman yang tersering menggempur tanaman tomat ialah ulat. Umumnya menggempur tanaman saat umur muda hingga saat buah cukup tua akan terlihat berlubang serta membusuk karena terserang infeksi. Pakai insektisida untuk memberantas hama ulat ini.

Cacing dapat menggempur tanaman tomat. Bila tingkat keasaman tanah ada pada level PH 4-5. Untuk hindari tanah yang begitu asam, pakai dolomit untuk menetralisir tanah serta memupuk tanah supaya faktor hara bisa terbangun secara baik.

Semprotkan insektisida skemaik semenjak umur tanaman 1 minggu supaya terlepas dari lalat buah. Lalat buah menggempur dengan menyuntikan telur di dalam kulit buah. Saat telur menjadi larva karena itu buah tomat akan busuk serta rontok.

Selesai sudah artikel untuk hari ini, jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Sampai jumpa.

Jumat, 04 September 2020

Jangan Asal Tanam, Begini Cara Tepat Budidaya Tanaman Lidah Buaya di Polybag

Cara Tepat Budidaya Tanaman Lida Buaya
Halo, salam sejahtera untuk semua! Kesempatan kali ini, penulis akan membahas mengenai cara tepat budidaya tanaman lida buaya di polybag. Tempat tanam yang terbatas bukan jadi permasalahan untuk Anda yang tertarik untuk menanam lidah buaya. Saat ini Anda bisa menanam lidah buaya dengan mudah menggunakan polybag. Anda bisa menanam lidah buaya di tempat yang terbatas.

Menanam lidah buaya dalam polybag akan membuat Anda bertambah mudah dalam soal pemeliharaannya. Anda tak perlu ridau lagi dengan perkembangan dari tumbuhan lidah buaya Anda karena lidah buaya bisa tumbuh secara baik meskipun di polybag. Anda bisa manfaatkan tanah yang Anda punya dan menggunakan cara ini buat meningkatkan lidah buaya.

Cara menanam lidah buaya didalam polybag sendiri tidaklah terlalu sulit, Anda dapat memulainya dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Memilih Media Tanam

Buat menanam lidah buaya Anda bisa menggunakan media tanam Polybag hingga bisa membudidayakan tanaman ini pada tempat yang sempit. Untuk ukuran polybag pada intinya semakin besar ukuran polybag semakin bagus untuk perkembangan tanaman lidah buaya. Namun, biasanya semakin besar ukuran polybag semakin mahal harga. Oleh karenanya disarankan untuk Anda menggunakan polybag dengan ukuran 20 cm.

Untuk isi media tanam Anda harus memakai media tanam dengan kualitas yang bagus serta baik, agar lidah buaya bisa tumbuh dengan cara optimal. Anda bisa menggunakan media tanam yang terbagi dalam kombinasi pasir, tanah dan pupuk kandang. Campurlah ke-3 bahan itu dengan menggunakan perbandingan 2:1:1.

2. Pembibitan & Penanaman

Pembibitan tanaman lidah buaya bisa dikerjakan dengan cara vegetatif yakni dengan cara mengambil anakan yang masih melekat pada bagian induk. Cara mengambilnya dapat dikerjakan dengan cara mencongkel serta memisahkan anak tanaman tersebut dari indukannya. Saat memisahkan bibit ambil hingga akarnya serta jangan sampai akarnya putus. Tanaman tersebut selanjutnya di tanam pada media tanam polybag.

BACA JUGA:
- Suka Berkebun? Yuk Coba 7 Profesi Menarik di Bidang Pertanian Ini!
- Cara Terbaru Saat Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah, Petani Ikan Wajib Tahu
- Zaman Semakin Canggih, Ini 7 Aplikasi Pintar Untuk Membantu Petani di Indonesia

Anakan lidah buaya dapat dijadikan bibit dengan waktu pembibitan berkisar 3 hingga 5 bulan yang selanjutnya dipindah ke media tanam ataupun dapat juga langsung ditanam pada media tanam. Cara menanam tanaman lidah buaya sama dengan tanaman yang lain yaitu dengan memasukan akar lidah buaya pada lubang tanam. Jangan terlalu dalam sebab dapat terjadi pembusukan ataupun terlalu dangkal sehingga gampang roboh. Keadaan idealnya dapat menanam lidah buaya dengan kedalaman sekitar 10 cm. Saat menanam lidah buaya kerjakan dengan hati-hati supaya tak patah ataupun bibit terhimpit.

3. Perawatan Tanaman

- Pemupukan

Tujuan dari dilakukannya pemupukan ialah untuk mencukupi kebutuhan asupan kalium serta unsur-unsur nitrogen untuk pertumbuhan vegetatif tanaman serta pembentukan zat hijau serta juga jaringan tanaman. Pemupukan tanaman ini umumnya dilakukan ketika tanaman berusia 3-4 bulan dan sesudah selesai masa panen. Anda dapat memakai pupuk jenis urea, TSP serta KCL dengan dosis 1:1:1/2. Untuk banyaknya pupuk menyesuaikan besarnya polybag.

Tak hanya pupuk buatan pula harus diberikan pupuk organik dalam bentuk pupuk kandang guna memperbaiki jaringan tanah. Dianjurkan untuk memakai pupuk kandang dari kotoran sapi sebab mengandung banyak unsur hara serta pula nitrogen.

- Pembumbunan & Penyobekan
Waktu tanaman lidah buaya berumur 3 bulan lakukan pembumbunan dengan meninggikan pemadatan tanah yang ada di sekitar tangkai tanaman. Hal itu ditangani untuk memperkokoh tanaman dan juga menggemburkan tanah hingga tanaman bisa dengan mudah menghisap makanan. Buat lidah buaya yang ditanam di tempat pada saat proses ini biasanya ditangani juga pengaturan gulma.

Pada proses ini Anda juga perlu kerjakan penyobekan pada tanaman yaitu memisahkan tanaman lidah buaya yang memiliki banyak anakan, kecuali buat pastikan tanaman lidah buaya mendapatkan konsumsi makanan yang cukup. Disamping itu anakan yang dipisah bisa Anda dibuat bibit buat ditanam kembali lagi di tempat yang lain.

4. Pemanenan Tanaman

Tanaman lidah buaya sudah bisa dipanen waktu berumur seputar enam bulan. Tetapi, biasanya tanaman ini dipanen waktu berusia genap satu tahun serta ditangani dengan cara terus-terusan setiap bulannya. Sisi yang dipanen adalah daun paling luar yang telah tua dengan menggunakan pisau yang tajam. Pelepah daun itu setelah itu dibawa ke tempat penyortiran buat diolah selanjutnya lagi.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Senin, 31 Agustus 2020

Anda Petani Jamur? Kenali Cara Jitu Budidaya Jamur Tiram, Supaya Panen Berlimpah

Cara Jitu Budidaya Jamur Tiram Hasil Melimpah
Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Budidaya jamur tiram mengharuskan ketekunan khusus. Anda harus mengikuti langkah mereka yang sukses agar berhasil di bidang ini. Tidak sekedar numpang lewat, membuang uang, waktu, serta enrgi untuk bisnis baru. Jamur tiram kini semakin populer di Indonesia. 

Pasalnya, sudah banyak petani yang membudidayakan jamur yang mirip seperti payung ini. Investasi murah dengan hasil menjanjikan membuat jamur tiram dibuat tempat usaha penting. Beberapa aktor budidaya tidak harus repot membuat bibit sendiri, sebab saat ini bibit jamur tiram telah dikemas berbentuk baglog.

Anda dapat mendapatkannya hampir di seluruh kawasan di Indonesia. Untuk mengawali budidaya jamur tiram, Anda harus punyai bibit jamur tiram yang sudah dikemas dalam baglog. Sarannya, buat pemula tidak disarankan membuat bibit sendiri karena cukup susah. Membeli saja baglog yang telah jadi, lalu bangun sampai menumbuhkan jamur tiram.

Berikut ini tahapan-tahapan yang harus Anda lewati saat mau membuka budidaya jamur tiram :

Persiapan Kumbung

Kumbung atau orang orang biasanya menyebutnya rumah jamur ialah media untuk perawatan baglog serta pertumbuhan jamur. biasanya Kumbung adalah bangunan yang didalamnya terdapat rak-rak sebagai tempat baglog. Lumbung harus mempunyai kemampuan beradaptasi supaya suhu serta kelembaban selalu terjaga.

Bahan kumbung sendiri berasal dari kayu atau bambu, serta dinding kumbung biasanya berasal dari papan atau gedek serta atapnya berasal dari sirap atau genteng. Sebaiknya jangan menggunakan atau seng atau asbes, karena atap itu bisa mengakibatkan temperatur di dalam kumbung jadi panas. Sesaat untuk lantainya cukup tanah saja, agar nanti bisa menghisap air saat jamur lagi disiram.

Pada kumbung pula sebaiknya terdapat rak berupa kisi-kisi serta dibuat dengan bertingkat. Rak tersebut berguna untuk menyusun baglog. Rangka rak dibuat dari kawyu atau bambu. Peletakan rak pula harus berjajar antar satu rak dengan rak yang lain serta terpisahkan oleh lorong lorong supaya meringankan kita setelah mengerjakan perawatan.

Adapun ruang antar rak tersebut sebaiknya memiliki Ukuran ketinggian paling kecil adalah 40 cm, selain itu tingkat rak dapat dibuat 2 sampai 3 tingkat. Sebaiknya raknya itu mempunyai lebar kurang lebih 40 cm dan panjang untuk setiap rus rack yakni 1 mtr. Dengan demikian ukuran standard itu bisa untuk memuat 70 sampai 80 baglog. Kamu bisa macamkan rack untuk jumlah baglog yang akan dibudidayakan.

Menyediakan Baglog

Baglog termasuk media tanam tempat menaruh bibit jamur tiram. Bahan pokok untuk membuat baglog yaitu serbuk gergaji, lantaran jamur tiram pula tergolong jamur kayu. biasanya baglog dibalut dengan plastik yang bentuknya silinder, kemudian salah satu di antara dua ujungnya tersebut dibuatkan lubang. Dengan ini jamur tiram akan tumbuh keluar melalui lubang itu.

Biasanya mereka para budidaya jamur tiram jika mau memasuki skala besar, maka akan membuat baglog sendiri. Akan tetapi untuk kita yang masih baru awal awal serta cuma punya modal yang belum mencukupi disarankan supaya membeli baglog dari orang lain, maka kita tinggal fokus saja pada usaha budidaya jamur tiram ini. Untuk menyusun baglog dibagi menjadi dua cara yaitu yang pertama peletakan dengan vertikal yaitu lubang baglog dihadapkan ke atas.

BACA JUGA :

Sedang untuk penempatan horizontal, lubang baglog hadapi ke samping. Tentu saja ke-2 cara itu masing masing ada kekurangan dan keunggulannya. Untuk langkah pertama yakni yang horizontal bertambah aman dari terserang siraman air. Kalau disiram terlalu berlebih, air tidak akan masuk baglog. Selain itu, saat musim panen semakin lebih mudah. Namun saat membuatnya akan habiskan beberapa waktu.

Cara Pemeliharaan

Sebelum kita akan menyusun baglognya, alangkah baiknya kita buka cincin & kertas penutup. Lalu kita biarkan kira kira 5 hari. Sesudah itu, baru ujung baglog kita potong supaya mempunyai ruang penyimpanan yang lebih luas. Biarkan dalam 3 hari, serta tidak harus disiram. Kita cukup ke lantainya saja.

Ketika hendak mengerjakan penyiraman, alangkah baiknya kita memakai spray supaya yang keluar adalah kabut air bukannya tetesan air. Makin bagus kabut dari ja,ur maka jamurnya nanti akan tumbuh dengan lebih-lebih baik. Silahkan disiram dalam 2 sampai 3 kali sehari, bergantung pada suhu serta kondisi kelembaban kumbung.

Pengendalian Hama

Bukan hanya baglog saja yang kita rawat, kita juga harus kerjakan beberapa perlakuan lainnya seperti penjagaan dan pengaturan hama yang peluang bisa membuat jamur tiram berpenyakit setiap saat. Ada faktor-faktor yang bisa memunculkan hama dan penyakit salah satunya yakni situasi keadaan atau pada tubuh jamur tersebut. Oleh karena itu kita harus rajin rajin dan periodik untuk bersihkan tempat budidaya jamur tersebut, diantaranya dengan menyemprot dengan formalin ke tempat seputar kumbung.

Pemanenan Jamur

Ada beberapa indikator yang  dapat kita perhatikan ketika hendak memanen jamur tiram, beberapa diantaranya yaitu permukaan jamur sudah ditutupi secara menyeluruh oleh miselium. jamur sudah mekar serta terlihat membesar. Ujung-ujungnya sudah tampak meruncing, tudungnya belum pecah warnanya masih putih berserih. Yang harus Anda perhatikan adalah apabila masa panen sudah melewati setengah hari, warna jamur tiram berubah jadi kuning kecoklatan serta tudungnya pecah.


Jika sudah begini, jamur akan cepat layu serta tidak akan bertahan lama. harus diperhatikan bahwa dalam proses panen harus tepat sesuai jadwal. Jarak panen pertama ke panen selanjutnya sekitar 2-3 minggu. Normalnya sejak 2 minggu semenjak pembukaan baglog, jamur sudah mulai tumbuh serta dapat kita memanennya. Apabila perawatan serta penanganan sesuai dengan prosedur kita sudah dapat memanennya sebanyak 5 hingga 8 kali. Baglog yang mempunyai berat berkisar 1 kg dapat memproduksi jamur kira kira sampai 0,7-0,8 kg.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!