Jumat, 08 Februari 2019

Panduan Menanam Sawi Dalam Polybag


Produsen & Distributor Polybag - Lim Corporation


6 Panduan Sukses Budidaya Sayuran Sawi Dalam Polybag 

Tanaman sayuran sawi ini dapat tumbuh maksimal di daerah dataran tinggi. Sayuran Sawi ini termasuk dalam jenis sayuran yang tahan air hujan, maka tanaman ini dapat ditanam sepanjang tahunnya. Namun, bila kemarau telah datang anda perlu penyiraman dengan teratur. Tanaman sayuran sawi dasarnya tak terlalu membutuhkan air. Media tanam berupa tanah yang gembur, banyak humus, dan memiliki pembuangan air yang baik. Bila anda berminat untuk membudidayakan sawi di polybag anda dapat membaca uraian cara membudidayakan sawi di polybag dibawah ini.

BACA JUGA :
Cara membudidayakan sawi pada polybag :

1. Penyemaian benih
Sawi bisa tumbuh dengan sangat baik apabila pembenihan dikerjakan dengan baik. Benih yang baik bisa menghasilkan tanaman yang memiliki pertumbuhan yang bagus. Benih sawi yang akan dipakai untuk bertanam harus mempunyai kualitas yang baik. Umumnya benih sawi yang baik memiliki bentuk bulat, kecil, warna kulit coklat kehitaman, keras, dan permukaannya licin mengkilap. 

2. Media tanam sawi di polybag
Polybag yang digunakan untuk menanam sawi adalah polybag yang berdiameter 15 cm. Setelah mendapatkan polybag, lalu kita akan membuat media untuk tanamnya. Media tanamnya terdiri atas campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam atau bisa juga sabut kelapa.
Perbandingan bahan - bahan tanam tersebut 2:1:1. Setelah itu , bahan - bahan tersebut dicampur hingga rata. Setelah bahan - bahan dicampurkan rata, Lalu masukkan ke dalam polybag yang sudah disediakan. Kemudian diamkan media tanam selama 3 hari, setelah itu dapat dipakai untuk menanam.

3. Penanaman sawi di polybag
Pilihlah bibit sawi yang baik di toko pertanian . Lalu lubangi disetiap polybag untuk proses penanaman bibit sawi. Setiap lubang tanam bisa ditanami 3 bibit sawi. Pindahkan bibit sawi secara hati - hati ke dalam lubang tanam. Setelah proses ini selesai, siram sekali dalam sehari. Tambahkan kompos untuk pupuk organik setidaknya bila sawi kurang begitu subur.


4. Tahap perawatan
Penyiraman tanaman sawi dapat dilakukan menurut musim. Jika tidak terlalu panas, penyiraman dapat dilakukan sehari sekali, saat pagi hari atau sore hari. Saat musim penghujan, drainase media tanam polybag harus diperhatikan kelancaranya. Pencabutan tanaman sawi yang tumbuh terlalu rapat perlu sekali untuk dilakukan. 

5. Penanggulangan hama
Hama yang umumnya menyerang tumbuhan sawi, seperti kumbang daun, ulat daun, dan penyakit busuk akar. Untuk menanggulangi hama tersebut anda dapat melakukan secara mekanik. Anda harus mengusahakan untuk menghindari pemakaian pestisida untuk menanggulangi hama dan penyakit sawi. Jika terpaksa harus menggunakan pestisida, maka usahakan digunakan 2 minggu sebelum masa panen tiba.

6. Panen sawi
Proses pemanenan sawi dapat dilakukan saat umur 40 sampai 50 hari setelah tanam. Cara memanen sawi yaitu dengan cara memotong pangkal batang atau dengan mencabut seluruh tanaman sawi. Setelah dicabut, anda bersihkan sawi tersebut dengan cara membuang tanah yang melekat pada akar - akar sawi atau dengan memotong bagian yang tak dibutuhkan. Setelah itu, cucilah menggunakan air untuk memperpanjang kesegaran pada tanaman sawi .

Jual Polybag - Lim Corporation
* Ingin info lengkap mengenai harga Polybag silakan klik link berikut ini http://bit.ly/hargapolybag

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Polybag untuk budidaya tanaman atau untuk pembibitan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service :
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan :
– Barang TIDAK READY STOCK, kami hanya melayani pemesanan, ukuran tergantung permintaan
– Harga netto (belum ternasuk PPN)
– Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
– Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Kamis, 31 Januari 2019

Cara Jitu Menanam Bawang Merah Dengan Menggunakan Polybag


Jual Polybag Murah - Lim Corporation


Persiapan Media Tanam
Dalam proses menanam pada tanaman bawang merah hal awal yang perlu untuk dilakukan ialah dengan persiapan media tanam. Untuk media tanam ini yang dilakukan adalah dengan mencampurkan tanah pada pupuk kandang, kompos, dan juga pupuk lainnya dengan ukuran perbandingan yakni 1 x 1 x1 sejumlah 3 gram / polibag. Sesudah semua tercampur kemudian disiram air dan lalu diamkan selama 1-2 hari serta memakai polibag dengan ukuran antara 30 cm x 40

BACA JUGA : 

Penanaman Dan Pemupukan
Untuk langkah selanjutnya dalam menanam bawang merah yaitu proses penanaman dan pemupukan. Untuk penanaman ini dilakukan dalam polibag sejumlah 3 bibit serta dengan jarak 15 cm, umbi yang ditanam harus yang sudah disemai dan juga memiliki akar. Sedangkan pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk NPK sejumlah 1 gr/polibag yang diberikan 6 minggu dengan cara dicairkan dan dicampurkan kewadah lalu disiram secara rutin. Setelah polibag sudah ditanam lalu kita tempatkan pada lokasi yang terkena cahaya matahari langsung.

Jual Polybag

Pemeliharaan Pada Tanaman Bawang Merah
Untuk langkah selanjutnya dalam menanam bawang merah dengan memakai polibag ialah dengan pemeliharaan. Untuk pemeliharaan ini dilakukan dengan cara penyiraman dan juga perawatan pada tanaman bawang merah, penyiraman ini dilakukan 2 kali sehari dan jangan terlalu sering di siram di karenakan hal ini akan dapat menghambat pertumbuhan pada umbi dan membuat umbi cepat tua, sedangkan untuk pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan peptisida nabati.


Masa Pemanenan
Untuk langkah yang terakhir dalam menanam bawang merah ialah tahap pemanenan. Untuk pemanenan pada bawang merah ini mempunyai tanda yang sangat mudah anda dapat melihat tandanya yakni pada daunnya mulai menguning serta umbinya keluar dari permukaan tanah. Untuk tanaman bawang merah ini biasanya sudah dapat dipanen 3 bulan setelah penanaman serta 100 hari dapat di panen untuk benih yang sangat bagus. Untuk pemanenan ini dilakukan saat mulai musim kemarau ataupun dalam tanah keadaan yang kering, pemanenan pada bawang merah ini dilakukan dengan cara dicabut setelah itu kemudian dijemur dengan cahaya matahari yang cukup panas.


* Info selengkapnya mengenai harga Polybag pembibitan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service :
Telp: 031 - 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00)
Mobile: 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email: limcorporation@gmail.com
Atau chat langsung dengan Admin klik salah satu tuntan berikut :

ADMIN 1
ADMIN 2
ADMIN 3

CATATAN:
- Minimal order 300 kg per ukuran
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Senin, 14 Januari 2019

Cara Paling Jitu Budidaya Cabai Dengan Polybag, Dijamian Ciamik Anti Gagal

Produsen Plastik Pertanain - Lim Corporation

Capsicum frutescens atau cabai rawit adalah tanaman dari benua Amerika. Tumbuhan ini sesuai untuk dikembangkan di daerah yang tropis terutama pada sekitaran khatulistiwa dan sangat sesuai ditanam di dataran yang rendah dengan ketinggian mencapai 0 - 500 m dpl. Walaupun begitu, cabai rawit dapat tumbuh baik hingga ketinggian mencapai 1.000 m dpl. Budidaya cabai rawit lebih rendah risikonya dibandingkan cabai besar. Tumbuhan ini sangat tahan serangan hama, meski hama yang menyerang cabai besar dapat juga menyerang cabai. Banyak petani yang membudidayakan tanaman cabai ini karena permintaan pasar yang begitu banyak, untuk anda yang berkeinginan membudidayakan cabai rawit sendiri. Anda dapat membaca ulasan dibawah ini mengenai budidaya cabai rawit sendiri di perkarangan rumah anda.

BACA JUGA:


Tahapan menanam cabai rawit dengan polybag:

Memilih benih cabai rawit
Memilih benih cabe harus sesuai dengan kondisi lahan yang akan anda gunakan. Jika sulit didapatkan atau harganya sangat mahal, Kamu bisa menyeleksi benih - benih cabai rawit sendiri. Benih cabai rawit dapat didapatkan dari hasil panen yang sebelumnya. Gunakanlah buah dari hasil panen ke-4 hingga ke-6. Buah yang didapatkan pada periode panen biasanya mempunyai biji yang optimal. Benih yang sangat sesuai memiliki daya tumbuh hingga 80%. Semakin lama benih disimpan, daya tumbuhnya semakin terus berkurang. Jika daya tumbuh cabai rawit kurang dari 50%, sebaiknya jangan pakai benih tersebut.


Penyemaian benih cabai rawit
Siapkan polybag yang memiliki ukuran 5×10 cm, setelah itu isi memakai media persemaian hingga 3/4 bagiannya. Media persemaian terdiri atas campuran tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Ayaklah dahulu bahan tersebut dan aduk merata. Lalu media pada persemaian siap, rendamlah benih cabai rawit dengan air hangat selama kurang lebih 6 jam. Setelah itu, masukkan benih cabai rawit ke polibag sedalam 0,5 cm, tutuplah permukaannya menggunakan media tanam. Penyiraman dikerjakan setiap pagi dan sore. Bibit cabai rawit baru dapat dipindahkan ke lahan terbuka setelah berdaun 4 - 6 helai atau kira-kiranya berumur 1 hingga 1,5 bulan.

Pengolahan tanah dan penanaman
Pengolahan tanah diawali mencangkul atau membajak lahan sedalam 40 cm. Setelah itu, buat bedengan dengan lebar antara 100 - 110 cm dengan tinggi 30 - 40 cm dan panjang mengikuti kondisi lahan. Jarak antar bedengan, yaitu 60 cm. Setelah itu campurlah pupuk organik, berupa kompos atau pupuk kandang sebanyak 15 - 20 ton/ha. Apabila tanahnya kurang subur, dapat  juga ditambahkan urea, SP36, dan KCl secukupnya. Kamu dapat memakai mulsa dari jerami untuk dapat menghemat biaya. Sebab itu, kamu harus mengawasi supaya pemakaian jerami tak mengundang hama dan penyakit. Buatlah lubang tanam dengan jarak 50 - 60 cm. Lubangi tanam dibuat dua baris didalam satu bedengan dengan jarak antar 60 cm. Pembuatan lubang dibuat zig - zag tak sejajar.


Perawatan budidaya cabai rawit
Penyiraman diperlukan saat musim kemarau saja. Apabila konsidisi kering, tanaman cabai rawit dapat mati. Pemupukan susulan ditambahkan setelah tanaman berumur 1 bulan sejak bibit ditanam. Setelah itu, berikan pemupukan susulan pada setiap habis panennya. Dapat memakai pupuk organik cair atau kompos. Berikan pupuk cair yang telah kamu encerkan 100 ml pada setiap tanaman. Sementara itu, pupuk kompos sebanyak 500 - 700 gram. Dapat juga ditambahkan urea dan NPK sebagai pupuk tambahan.

Hama dan penyakit
Tumbuhan cabai rawit sebenarnya lumayan tahan pada serangan hama. Namun, tak berarti kebal sama sekali. Hama yang dapat menyerang antara lain aphid, lalat buah, kepik, dan lain-lain. Sementara, penyakit yang biasa dapat menyerang tanaman cabai rawit merupakan patek, kerdil, keriting daun, dan busuk buah. Penyakit yang menyerang cabai kebanyakan terjadi pada musim hujan, terutama pada curah hujan tinggi.

Pemanenan cabai rawit
Cabai rawit mulai berbuah dan dapat dipanen setelah berumur 2,5 - 3 bulan sejak bibit ditanam. Periode panen dapat berlangsung selama 6 bulan bahkan lebih. Umur tanaman cabai rawit dapat mencapai 24 bulan. Frekuensi panen pada periode masa panen tersebut dapat berlangsung 15 - 18 kali. Pemanenan sebaiknya dikerjakan saat pagi hari. Caranya dengan memetik buah beserta tangkainya.

Jual Polybag 
* Info selengkapnya mengenai harga Polybag pembibitan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service:
Telp: 031 - 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00)
Mobile: 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email: limcorporation@gmail.com
Atau chat langsung dengan Admin klik salah satu tuntan berikut:
ADMIN 1  
  ADMIN 2 
   ADMIN 3  ...

CATATAN:
- Minimal order 300 kg per ukuran
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Rabu, 02 Januari 2019

Cara Sukses Budidaya Terong Dengan Polybag, Dijamin Ciamik

Distributor Plastik Polyabg Pembibitan - Lim Corporation

Dikarenkan harganya yang murah dan rasanya yang cukup lezat menjadikan Terong Ungu sebagai salah satu makanan yang paling banyak diminati. Karenah itulah, Tidak sedikit orang yang ingin tahu cara yang tepat menanam terong ungu di polybag.

Terong Ungu sangat dicari-cari di Indonesia, jenis sayuran ini dapat diolah menjadi berbagai aneka resep masakan. Bukan saja memiliki rasa yang cukup lezat pada saat telah diolah, terong ungu juga memiliki manfaat dan khasiat untuk kesehatan yang cukup banyak.

Adapun manfaat terong yakni, Terong ungu dapat melindungi dari kerusakan pada bagian membran sel otak, bisa menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh, bisa menyehatkan bagian kulit kepala, dan bisa melancarkan organ pencernaan.

BACA JUGA:
Disebabkan manfaat dan khasiatnya yang begitu banyak, jangan heran jika banyak orang yang mengincar terong ungu ini. Adapun cara menanam terong ungu yang muda diaplikasikan. Bahkan, dalam kapasitas yang sedikit, jenis terong ungu juga bisa ditanam di polybag ataupun di pot. Berikut ini cara menanamnya.

Pemilihan Bibit

Untuk mendapatkan bibit terong ungu bisa melalui pembibitan sendiri seperti mengambil biji pada terong ungu tua. Untuk buah terong yang akan dijadikan bibit lebih baik memakai buah terong yang kondisi fisiknya yang masih bagus dan tak terdapat bekas serangan hama.

Kemudian jemur biji tadi di bawah terik matahari sekitar 2 jam. Sesudah itu letakkan di area pengeringan yang tak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Laksanakan proses penjemuran sampai 4-5 hari supaya biji terong lebih kering.

Apabila Anda tak ingin repot, bisa membeli benih terong ungu secara langsung di toko pertanian yang terpercaya. Hindari untuk membeli bibit yang sudah lewat atau mendekati masa kadaluwarsa. Apabila bibit semakin lama disimpan, daya tumbuhnya pun akan semakin berkurang.


Masa Penyemaian Bibit Terong Ungu

Tahap yang selanjutnya yaitu proses penyemaian benih. Anda bisa membuat tempat penyemaian dengan ukuran sekitar 50cm × 50cm, kemudian gemburkan dengan memakai cangkul, sesudah itu bentuklah tegalan. Jika sudah taburkan kompos atau pupuk kandang secukupnya, hindari terlalu banyak ketika menaburkan pupuk karena bisa menyebabkan tumbuhnya jamur.

Kemudian taburkan bibit terong ungu dengan merata berdasarkan keperluan. Berikan penutup di bagian atas dengan jarak sekitar 30cm-40cm pada permukaan tanah. Tujuannya area penyemaian terong ungu tetap terjaga kelembaban tanahnya.

Sesudah itu, sirami dengan teratur setiap pagi hari atau sore hari sampai bibit dari terong ungu siap untuk dipindahkan. Ada juga benih yang sudah bisa dipindahkan menuju polybag yaitu benih yang sudah mempunyai sekitar 4-5 lembar daun.
Persiapkan Pot ataupun Polybag

Persiapkan pot atau polybag dengan ukuran sekitar 40cm × 50cm, kemudian isikan dengan tanah gembur. Beri campuran pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan tanah dan pupuk 3:1.

Isikan pada polybag dan sisakan sekitar 10cm pada polybag. Letakkan polybag tersebut di tempat yang teduh dan diamkan 2 hari sebelum Anda tanami.

Tanam Benih Terong Ungu

Langkah yang selanjutnya yaitu menanam benih terong ungu. Apabila bibit sudah terdapat sekitar 4-5 lembar daun, maka bibit bisa dipindahkan pada polybag. Sebelum Anda mencabut bibit sebaiknya siramlah terlebih dulu benih dalam tempat semai. Kemudian Anda bisa mencabut bibit dengan hati-hati supaya tak merusak bagian akarnya.

Buatlah lubang pada tanah di dalam polybag yang sudah disiapkan dengan memakai tongkat kayu ataupun jari dengan kedalaman sekitar 5cm-10cm. Selanjutnya tanam benih terong 1 bibit disetiap polybag. Sebaiknya penanaman bibit terong ungu dilaksanakan pada sore hari supaya kondisinya tak terlalu panas.

Pemeliharaan Bibit Terong Ungu

Pada proses pemeliharaan terong ungu meliputi seperti penyiraman harus dilaksanakan pada pagi hari dan juga sore hari. Sebaiknya proses penyiraman dihentikan apabila sudah memasuki musim hujan. Tak hanya itu, pemeliharaan tanaman yang lainnya yaitu dengan membersihkan rumput di sekitar polybag atau pot. Anda bisa memberikan pupuk organik supaya tak memberikan dampak yang berbahaya bagi kesehatan.

JUAL POLYBAG
* Info selengkapnya mengenai harga Polybag pembibitan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan pastinya bahan yang berkualitas Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar Tutup)

Customer Service: 
Telp: 031 - 8830487 (Jam Kerja 80.00 - 16.00)
Mobile: 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan Admin klik salah satu tuntan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

CATATAN:
- Minimal order 300 kg per ukuran
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)

Kamis, 20 Desember 2018

Cara Paling Ampuh Pengolahan Media Tanam Dalam Polybag, Agar Sukses Berbudidaya

Distributor Plastik Polybag Pertanian - Lim Corporation

Media tanam merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan saat bercocok tanam. Media tanam akan menentukan baik ataupun buruknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil produksi tanaman. Jenis-jenis media tanam sangat beragam dan banyak. Apalagi dengan adanya berbagai macam metode bercocok tanam, semacam hidroponik dan aeroponik.

Setiap jenis tanaman pasti mempunyai sifat dan karakteristik media tanam yang berbeda - beda. Misalnya saja tanaman buah memerlukan karakter media tanam yang berbeda dengan tanaman sayuran. Tanaman buah memerluakan media tanam yang solid agar bisa menopang pertumbuhan tanaman yang relatif lebih besar, sementara jenis tanaman sayuran daun lebih memerlukan media tanam yang gembur dan gampang ditembus akar. Berikut ini ialah penjelasannya :

Syarat Media Tanam Yang Baik

Media tanam mempunyai fungsi untuk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat media tanam tumbuhan memperoleh beberapa besar nutrisinya. Ketika melakukan budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, media tanam harus dibuat untuk pengganti tanah. Sebab itu harus bisa menggantikan fungsi tanah bagi tanaman.

Media tanam yang baik harus mempunyai sifat fisik, kimia dan biologi yang sesuai dengan keperluan tanaman. Umumnya media tanam yang baik harus mempunyai syarat-syarat sebagai berikut:

1. Tersedia ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus juga sanggup menopang tanaman. Artinya, media tanam harus gembur jadi akar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sempurna, akan tetapi masih cukup solid memegang akar dan menopang batang supaya tak roboh. Jika media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa tetapi tanaman akan terlalu gampang tercerabut. Dan juga sebaliknya jika terlalu padat, akar akan kesulitan untuk tumbuh.

2. Mempunyai porositas yang baik, artinya bisa menyimpan air dan juga mempunyai drainase serta aerasi yang baik. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah tetapi harus bisa membuang kelebihan air. Media tanam yang porous mempunyai rongga kosong setiap materialnya. Media tersebut tersebut bisa ditembus air, jadi air tak tergenang dalam pot atau polybag. Tetapi disisi lain rongga tersebut harus bisa menyerap air untuk disimpan sebagai cadangan dan mempertahankan kelembaban.

3. Tersedia unsur hara yang cukup baik makro ataupun mikro. Unsur hara sangatlah penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa disediakan dari pupuk atau aktivitas mikroorganisme yang ada dalam media tanam.

4. Tak mengandung bibit penyakit, media tanam harus bersih dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam bisa menyerang tanaman dan mengkibatkan kematian pada tanaman. Media tanam tak harus steril karena banyak mikrooganisme tanah yang sebetulnya sangat bermanfaat bagi tanaman, tetapi harus higienis dari bibit penyakit.

Baca Juga :
Bahan-bahan Media Tanam Organik

Ada berbagai ragam material yang dapat dimanfaatkan untuk membuat media tanam mulai dari yang alami sampai yang sintetis. Tetapi dalam kesempatan ini hanya akan menjelaskan pada beberapa bahan organik yang banyak tersedia di alam, murah dan gampang pembuatannya.

a. Tanah (bahan utama)
Contoh tanah yang baik untuk media tanam lebih baik diambil dari lapisan bagian atas. Umumnya ada 2 tipe tanah yaitu yang harus diperhatikan yaitu tanah pasir dan tanah lempung. Tanah yang berpasir mempunyai kemampuan drainase yang baik, cepat mengalirkan air tetapi kelemahannya tanah tersebut buruk dalam menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih sulit ditembus oleh air jadi akan membuat air tergenang dalam media tanam. Tanah yang baik untuk media tanaman tak terlalu berpasir dan tak terlalu lempung, melainkan harus gembur.

plastik polybag pembibitan
b. Kompos atau Humus
Kompos yaitu bahan organik yang fungsinya untuk penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang dipakai untuk media tanam yaitu kompos padat, silahkan baca jenis dan karakteristik pupuk kompos. Hampir semua jenis kompos padat bisa dipakai sebagai bahan baku media tanam.

Penambahan bahan organik seperti kompos atau humus pada media tanam mampu memperbaiki struktur fisik tanah dan meningkatkan kapasitas tukar kation. Kompos yang ditambahkan lebih baik berupa kompos yang sudah matang. Sebab kompos yang belum benar-benar matang sangat berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Tak hanya itu unsur haranya sulit diserap tanaman karena belum terurai secara penuh.

Bukan hanya kompos, bisa juga memanfaatkan humus yang diperoleh dari hutan. Tanah humus mempunyai kandungan unsur hara yang tinggi. Apabila lokasi anda dekat dengan hutan, tanah humus bisa dicari dengan gampang. Tempat terbaik yaitu disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain juga bisa dipakai untuk pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja harus digaris bawahi, lebih baik pakai pupuk kandang atau hijau yang sudah matang benar dan teksturnya sudah berbentuk granul seperti tanah. Pemakaian pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.

c. Arang Sekam atau Sabut Kelapa
Arang sekam yaitu hasil pembakaran tak sempurna dari sekam padi. Arang sekam fungsinya untuk meningkatkan kapasitas porositas tanah. Penambahan arang sekam pada media tanam akan memperbaiki struktur media tanam karena mempunyai partikel yang berpengaruh pada pergerakan air, udara dan menjaga kelembaban.

Manfaat arang sekam ini yaitu mampu menetralisir keasaman tanah, menetralisir racun, meningkatkan daya ikat tanah pada air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, menjadikan tanah gembur jadi memperbaiki drainase dan aerasi tanah. Arang sekam lebih baik dibandingkan dengan sekam padi, karena arang sekam sudah mengalami pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang mungkin saja terikut.
 
Bukan hanya arang sekam, bisa juga memakai sisa sabut kelapa. Sabut kelapa memiliki sifat seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok dipakai di daerah yang kering dengan curah hujan rendah. Pengambilan sabut harus dari bagian kulit kelapa yang sudah tua.


Cara Membuat Media Tanam Organik

Berikut ini ada beberpa cara membuat media tanam polybag atau pot dengan memakai bahan baku yang sudah diterangkan di atas. Untuk membuat media tanam yang baik dibutuhkan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan dipakai yaitu tanah top soil, kompos dan arang sekam. Berikut ini langkah-langkahnya:
  • Segera siapkan tanah yang kelihatan gembur dan subur, lebih baik lagi diambil dari bagian yang paling atas. Kemudian ayaklah tanah tersebut sampai menjadi butiran-butiran yang cukup halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering jadi tak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan mengakibatkan bahan tak tercampur dengan merata.
  • Siapkan kompos yang sudah benar-benar matang, bisa dari jenis kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sampai menjadi butiran halus.
  • Siapkan arang sekam, campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah dengan perbandingan 2:1:1. Aduk sampai merata.
  • Kemudian siapkanlah pot atau polybag, segera masukkan campuran tersebut kedalamnya. Media tanam sudah siap dipakai.
Untuk ketiga bahan baku tersebut bisa juga dicampur dengan perbandingan 1:1:1 ataupun 2:1:1. Mana yang terbaik bagi Anda, pastinya tergantung dari jenis tanaman dan ketersediaan sumber daya. Mengenai hasil, beberapa penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Lebih baik mencobanya secara try and error. Media tanam sangat berguna jika kita ingin menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini cocok dikerjakan di lahan yang terbatas atau lahan sempit.

jual polybag pembibitan
* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Untuk Anda yang sedang membutuhkan Polybag untuk bercocok tanam atau untuk yang lainnya, dengan harga yang murah silahkan hubungi kami melalui SMS/Call/WA pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar TUTUP).

Customer Service:
Telp : 08830487
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)


Jumat, 07 Desember 2018

Cara Merawat & Menanam Bunga Pagoda Yang Kaya Akan Manfaat Di Polybag Tanaman

Menjual Berbagai Ukuran Dan Jenis Polybag - Lim Corporation

Bunga pagoda (Clerodendron paniculatum) termasuk tanaman meranggas yang sering dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah ataupun dijalan raya. Tanaman bunga pagoda ini masih tergolong dalam family Verbenaceae, yang memiliki bentuk semak tahunan dengan memiliki tinggi 1-2 meter. Batang tanaman ini tegak, bulat, sedikit bercabang, berwarna putih kehitaman. Daunya berbentuk jantung, daunya tunggal berseling, tepi neringitujung runcing, pangkal bertoreh dengan ukuran panjang sekitar 15-30 cm dan lebar 10-25 cm, pertulangan melengkung serta permukaan kasar. Bunga pagoda ini majemuk, berbentuk payung, terletak diujung batang atau cabang, tangkai silindris. Kelopak memiliki bentuk corong, bercangap, mahkota bunganya mempunyai bentuk tabung dengan ujung bercangap lima dan memiliki warna oranye. Inilah berberapa jenis bunga pagoda diantaranya putih, kuning dan merah.

Baca Juga : 

Tanaman bunga pagoda ini memiliki banyak manfaat, adapun manfaat bunga pagoda yaitu: akar bunga pagoda bisa digunakan sebagai anti radang, peluruh kencing, menyembuhkan bengkak dan menghancurkan darah beku, daunnya dapat digunakan untuk mengeluarkan nanah dan sebagai obat anti radang dan bunga pagoda sendiri bsa digunakan untuk menghentikan pendarahan.

Cara Menanam dan Merawat Bunga Pagoda

Syarat Tumbuh Bunga Pagoda
Sering kali, bunga pagoda ditanam di pekarangan rumah, taman atau dipingiran jalan. Tanaman ini dapat tumbuh didaerah dataran tinggi dengan ketinggian 1.300 mdpl. Spesies ini tumbuh di hampir semua habitat tropis, hutan hujan ropis, semak belukar dan dekat dengan sumber air.

Tempatkan tanaman pada polybag berukuran lebih besar lagi
Pada saat menanam, letakkan ijuk pada dasar polybag untuk pengikat air dan memberikan rongga udara agar akar bisa bernafas lalu masukkan media tanam.

Pilih media tanam yang baik
Gali lubang tanam di media tanam yang digunakan, lalu letakkan batang tanaman dan padatkan dengan tanah. Jangan lupa berikan sisa 2 cm antara permukaan tanah dgn pingiran polybag.

Kerjakan penyiraman secara rutin, waktu paling baik adalah pada pagi dan sore hari
Baiknya saat melakukan penyiraman, lakukan dengan menggunakan semprotan. Semprotlah pada bagian akar, jangan sampai terkena daun dan bunga agar tidak cepat layu.

Perhatikan asupan cahaya matahari yang cukup pada tanaman
Jika tanaman bunga pagoda diletakkan di dalam ruangan, maka lakukan penjemuran selama 3-4 jam dibawah sinar matahari pada pagi hari, apabila sudah letakkan kembali ke dalam ruangan.

Agar tanaman tidak layu dan tetap tumbuh subur
Agar tanaman tidak cepat layu, lakukan penyuntikkan dengan cairan pestisida agar tidak terserang hama. Pada saat daun terlihat layu dan kering, lakukan pemotongan dengan memakai gunting. Pemotongan ini diperlukan supaya tanaman tumbuh dengan baik dan subur.

jual plastik polybag
* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Untuk Anda yang sedang membutuhkan Polybag untuk digunakan bercocok tanam atau untuk yang lainnya, dengan Harga murah bisa lansung menghubungi kami melalui SMS/Call/WA, pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031 - 8830487
Mobile: 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

CATATAN :
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)


Jumat, 23 November 2018

Tips Saat Tak Punya Lahan Budidaya Tomat?

Distributor Plastik Polybag  Tanaman - Lim Corporation

Tomat digolongkan sebagai sayuran, walaupun mempunyai struktur buah. Tanaman tersebut bisa dibudidayakan dengan baik didataran rendah ataupun tinggi mulai dari 0-1500 meter dpl, tergantung dari varietasnya. Tanaman tomat menginginkan tanah yang subur dan gembur, dengan pH sekitar 5,5-7.

Di alam bebas pohon tomat serupa dengan perdu, ketinggiannya bisa setinggi 3 m. Tetapi setelah dibudidayakan tinggi tanaman ini tidak lebih dari 2 meter dan biasanya ditopang oleh ajir atau tali untuk menahan supaya tidak roboh.

Baca Juga :
Tomat dapat tumbuh dengan baik di berbagai media semisal lahan terbuka, hidroponik, taman vertikultur dan media pot atau juga bisa di polybag. Nah, kali ini kami akan menerangakan tentang cara menanam tomat dengan tempat tanam polybag. Apabila ingin mengetahui cara bercocok tanam tomat skala besar di lahan terbuka baca juga panduan umum budidaya tomat.

Memilih Jenis Yang Akan Ditanam
Secara umum, orang - orang membedakan tomat dari bentuk buahnya. Ada empat golongan tomat yang dapat ditemuai di pasaran, Tomat buah atau juga bisa disebut tomat granola mempunyai bentuk bulat dan pangkalnya mendatar, Tomat gondol mempunyai bentuk lonjong sering dipakai sebagai bahan baku pembuatan sus, Tomat sayur mempunyai tekstur keras dan mempunyai rasa yang sedikit kecut, Tomat cherry berbentuk kecil dan mempunyai rasa yang manis & kecut.

Menanam tomat didalam polybag tak begitulah sulit. Langkah awal pemilihan jenis tomat dan varietas yang akan ditanam. Cocokan Lahan tempat budidaya dengan varietas tomat yang akan dipakai, apalagi untuk kondisi iklim dan ketinggian tempat.

Untuk memproleh hasil yang maksimal, pakailah benih yang unggul dan berasal dari sumber yang terpercaya. Benih tomat ada berbagai varietas bisa diproleh di toko-toko pertanian. Keterangan terkait sifat-sifat tanaman dapat dibaca pada label yang tertera dalam label kemasan benih.

Penyemaian benih tomat
Cara bertanam tomat dalam polybag lebih baiknya melalui tahap persemaian terlebih dahulu. Benih yang berupa biji terlebih dahulu harus disemaikan menjadi bibit tanaman. Langkah berikut dibutukan sebab benih yang baru tumbuh memerlukan perlakuan yang berbeda dengan tanaman yang telah tumbuh besar.

Pertama - tama sediakan tempat dan media persemaian terlabih dahulu. Pilih tempat persemaian yang tidak terkena hujan dan sinar sang surya secara langsung. Media persemaian dapat bermacam-macam.

Bentuk persemaian dapat berupa bedengan, rak semai, atau juga bisa polybag semai. Sebagai persemaian dengan bedengan, buat larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1 cm dan jarak antar larik 5 cm. Lalu tanam benih tomat pada setiap larik dengan jarak 3 cm, tutup permukaannya dan siram seperlunya.

Untuk persemaian yang memakai ploybag, isilah polybag dengan media persemaian. Bila tidak ada polybag bisa menggunakan daun pisang. Lalu pendam benih tomat sedalam 1 cm kedalam media tersebut. Lalu tutup permukaannya dan siram seperlunya, setiap polybag cukup diisi satu benih.

Sesuda benih disemaikan, kerjakan penyiraman setiap 2 x sehari dengan gembor yang halus. Berhati-hatilah saat melakukan penyiraman, jangan sampai merusak permukaan persemaian.

Pemupukan tambahan bisa dilakukan sesuda 2 minggu dengan pupuk cair organik, pupuk kompos atau juga bisa pupuk NPK. Perawatan lain yang harus dikerjakan ialah penyiangan. Jangan sampai tumbuh gulma dalam area persemaian. Bibit tanaman tomat suda siap untuk dipindahkan dari tempat persemaian ke dalam polybag sesuda 30 hari atau sudah mempunyai setidaknya 3-5 helai daun.

Pemindahan bibit tomat
Sebelum bibit dipindahkan, sedikan media tanam dan polybag diisi dengan tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Terdapat dua cara untuk menanam tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag. Pertama, pindahkan bibit dengan cara mencabutnya. Caranya, siram persemaian dengan air supaya media tanam menjadi lunak. Kemudian cabut tanaman dengan hati-hati jangan sampai akar tanaman tertinggal atau rusak. Lalu masukkan tanaman berikut secara tegak lurus pada lubang tanam yang ada dalam polybag. Kondisi akar harus tegak lurus jangan sampai bengkok atau terlipat. Pastikan kedalaman lubang tanam cocok dengan panjang akar.

Kedua, pindahkan bibit dengan cara diputar. Caranya tanaman tomat diangkat terlebih dahulu dengan media yang ada disekelilingnya. Sebagai bibit dari bedengan, cungkil tanaman sedalam 10 cm dengan sekop atau tangan. Lalu angkat dan pindahkan berserta dengan tanah-tanahnya.

Untuk bibit dalam polybag semai, sobek atau juga tarik plastik polybag semai lalu pindahkan beserta tanahnya kedalam polybag yang lebih besar. Polybag semai dari plastik bisa dipakai berulang-ulang.

* Ayo bergabung di Fanpage kami "Pertanian & Perkebunan" agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemeliharaan dan perawatan
Pemeliharaan tanaman tomat d polybag atau pot relatif mudah. Kesehatan tanaman lebih diperhatikan dan lebih terkontrol sebab terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Jaga agar media tanam tidak terlalu kering. Lakukan penyiraman setidaknya 2 x sehari, namun jangan terlalu basah, hal ini untuk menghindari pembusuk pada akar.

Siangi gulma yang terdapat dalam polybag secara teratur. Jika ada tanaman yang layu atau mati, cabut segera dan buang media tanamnya supaya tak menulari tanaman lain. Perawatan lainnya yang dibutukan ialah pemangkasan tunas dan pemberian ajir untuk penopang tanaman.

Pupuk tanaman sesuda 7 hati dengan kompos sebanyak satu genggam untuk setiap polybag. Kerjakan penambahan pupuk kompos secara rutin perbulan bulan, atau juga bisa dilakukan pada saat tanaman terlihat kurang subur. Jika tanaman akan berbuah bisa ditambahkan pupuk buah atau pupuk organik cair.

Hama dan peyakit tanaman tomat lumayan banyak. Jika terlihat ada serangan hama, ambil hama berikut secara manual (dengan tangan). Buang daun atau batang yang rusak yang suda terkena hama tadi. Penyemprotan hendaknya kerjakan jika benar-benar diperlukan. Supaya lebih aman untuk kesehatan dan lingkungan berguna pestisida organik yang lebih alami. 

Pemanenan
Tanaman tomat dalam polybag suda bisa dipanen sesuda mencapai umur 3 bulan, tergantung dari varietasnya. Kriteria buah tomat yang telah siap dipanen ialah yang mempunyai warna yang berubah warng dari hijau ke kuning-kuningan atau tepi daun terlihat kering dan batang menguning. Pemetikan dikerjakan pada buah yang telah matang saja.

Buah tomat tak matang secara bersamaan. Kerjakan pemetikan 3 hari sekali, jangan terlalu rapat untuk menghindari kerusakan tanaman. Proses pemetikan yang paling sesuai adalah pada pagi dan sore hari, saat sinar matahari tak terlalu terik. Itulah uraian singkat tenang cara menanam tomat dalam polybag.


jual polybag murah
* Info selengkapnya mengenai harga Polybag klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Polybag untuk penanaman cabai atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja. (Minggu dan Hari Besar Kami Tutup)

Customer Service : 
Telp : 031 - 8830487
Mobile : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
Email : limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp : Admin 1 / Admni 2 / Admin 3

CATATAN :
- Minimal order 300 kg per ukuran
- Harga netto (belum ternasuk PPN)
- Harga tidak mengikat dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
- Harga franco Surabaya, belum termasuk biaya pengiriman (ekspedisi)