Jumat, 07 Agustus 2020

6 Bisnis Budidaya Bibit Tanaman Yang Paling Banyak Dicari !

Bisnin Bibit Paling Menjanjikan di 2020
Hai, apa kabar? Berjumpa kembali dengan penulis. Artikel kali ini, kita akan membahas mengenai 6 binis bibit tanaman yang paling banyak di cari. Sahanat tani, Semua petani tentu membutuhkan bibit tanaman, dalam proses budidaya memakai bibit tanaman yang baik adalah salah satunya aspek khusus yang akan mendukung kesuksesan dalam berbudidaya.

Hal itu membuat warga tertarik untuk jadikan pekarangan rumah mereka jadi kebun / warung hidup. Nah, Kesempatan ini lah yang perlu di gunakan untuk mengawali usaha bibit tanaman,tetapi awalnya ada pula harus tahu 6 usaha Bibit Tanaman Yang Paling Banyak di Mencari !!

1. Bibit Lada Perdu (Lada Panjat)

Bersamaan pada harga Lada yang lumayan mahal, sekitar di antara Rp.50.000 – 200.000, bergantung fluktuasi harga ya guys, membuat banyak petani yang mulai melirik untuk membudidayakan tanaman yang ini.

Dengan beberapa nya peminat pembudidaya tanaman lada, membuat keinginan bibit tanaman lada makin tinggi, ini jadi kesempatan buat anda yang ingin mengawali usaha bibit tanaman.

2. Bibit Jeruk Nipis

Jeruk Nipis dengan nama latin Rutaceae adalah tipe tumbuhan yang masuk ke suku jeruk-jerukan, menyebar di Asia Serta Amerika Tengah juga dikenal untuk jeruk pecel. Pohon jeruk nipis bisa capai tinggi 3—6 mtr., bercabang banyak serta berduri, daun lonjong, batang daun bersayap kecil.

Perbungaan ada dari ketiak daun serta bunga kecil, putih bau harum. Buah bundar sampai bundar telur, berwarna hijau sampai kuning serta kulit buah tipis memiliki kandungan banyak minyak atsiri. Daging buah berwarna putih kehijauan, benar-benar asam, memiliki kandungan banyak vitamin C serta asam sitrat. Biji banyak, kecil, berbentuk poliembrioni. Di Indonesia bisa hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dari permukaan laut.

Tumbuh baik di tanah alkali, di beberapa tempat yang terserang cahaya matahari langsung. Perbanyakan dengan biji, okulasi atau cangkok. Buah dipakai untuk bikin minuman, obat batuk serta penyedap masakan dan seringkali digunakan untuk hilangkan karatan serta membersihkan rambut.

3. Bibit Kelengkeng

Susahnya tanaman lengkeng untuk berbunga karena tanaman ini tiba dari daerah subtropika dimana faktor suhu rendah yang berperan dalam pembungaan tanaman. Oleh karenanya tanaman lengkeng di Indonesia awalnya bisa berproduksi baik pada daerah yang mempunyai suhu rendah minimal 2 bulan di waktu bulan kemarau, diantaranya Temanggung, Ambarawa dan Batu.

Petani tradisionil di Thailand awalannya untuk mengkondisikan sekitar lingkungan tanaman supaya hawanya konstan rendah dengan menyemprotkan atau menyirami es di seputar tanaman. Perlakuan konservatif ini tidak dilaksanakan lagi bersamaan ditemukan bahan kimia yang dapat menginduksi tanaman hingga dapat berbunga. Penemuan berikut yang jadikan Thailand untuk salah satunya negara produsen buah lengkeng paling besar.

4. Bibit Jambu kristal

Jambu Kristal adalah komoditi tumbuhan biji yang mempunyai nilai tinggi. Jambu Kristal sendiri adalah jambu biji yang lain dibanding jambu biji lain. Jambu ini mempunyai nilai jual yang tinggi, harga di pasar seputar Rp 15,000. Pada tingkat petani, harga telah cukup tinggi yakni seputar Rp 12,000.

BACA JUGA : 
Mengenal Ikan Buntal, Sajian Mahal di Jepang yang Beracun
Melihat Arah Perubahan Teknologi Pertanian Kekinian di Indonesia
Ingin Tahu Cara Menanam & Merawat Hidroponik dengan Benar? Baca Ini!

Jambu Kristal bukan tanaman tipe jambu yang asli datang dari Indonesia, tetapi datang dari negara Taiwan. Jambu ini mulai masuk di Indonesia di tahun 90-an. Jambu ini hampir tidak mempunyai biji didalamnya, dagingnya renyah yang mengandung air yang banyak didalamnya. Jambu Kristal mulai dilirik oleh beberapa petani buah sekarang ini sebab berbobot yang cukup berat serta perawatan yang gampang. Harga yang tinggi dapat menarik beberapa petani jambu untuk menanamnya.

5. Bibit Jambu Madu Deli (Jambu Air)

Jambu air sebenarnya tidak sama dengan jambu semarang, saudara dekatnya yang mempunyai pohon serta buah hampir sama. Beberapa kultivarnya serta sulit dibedakan, hingga keduanya sering dinamakan dengan nama umum jambu air atau jambu saja. Jambu air gampang ditanam serta di budidaya.

6. Bibit Mangga Mana Lagi

Buah Mangga termasuk juga buah yang benar-benar diketahui serta disukai oleh warga di Indonesia. Kata Mangga tiba dari bahasa Malayan yaitu Maanga yang kemudian dibawa oleh orang Portugis ke Eropa dan diserap jadi kata Manga atau Mango dalam Bahasa Inggris.


Bila disaksikan dari asal usulnya, buah Mangga datang dari daerah India serta Burma yang setelah itu terus menebar ke Asia Tenggara semenjak 1.500 tahun lalu. Dengan menebarnya buah mangga ke sisi Asia Tenggara, diantaranya daerah Indonesia, membuat buah ini mempunyai banyak nama dalam bahasa wilayah. Di Indonesia sendiri, buah mangga disebutkan pelem oleh beberapa warga.

Itu 6 Usaha Bibit Tanaman yang Paling Banyak di Mencari !

Yup, sampai juga kita di ujung pembahasan untuk artikel ini. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Senin, 03 Agustus 2020

10 Jenis Hama yang Sering Menyerang Tanaman Hias Beserta Pengendaliannya

10 Hama Yang Menyerang Tanaman
Selamat pagi! kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Tidak dapat disangkal jika tiap orang tentu mengidamkan tanaman hias atau tanaman buah yang mereka budidayakan di dalam rumah bisa berkembang dan tumbuh dengan sehat. Sayangnya, sering akan ada gempuran hama yang mengakibatkan munculnya penyakit serta membuat tanaman jadi terhalang perkembangannya. Bila hama telah menggempur tanaman, karena itu dibutuhkan satu cara untuk membasminya dengan selekasnya.

Permasalahannya, belum kesemua orang tahu bagaimana langkah memberantas hama spesifik pada tanaman, sebab beda hama pasti beda langkah perlakuannya. Berikut ini, Anda akan mendapatkan beberapa hama yang kemungkinan menggempur tanaman di dalam rumah Anda dan langkah pengontrolannya

Beberapa Jenis Hama Tanaman Hias

1. Kutu Putih

Kutu putih adalah hama yang paling sering menyerang tanaman hias. Jenis hama ini seringkali menyerang aglaonema di daratan rendah daripada di dataran tinggi. Jenis hama ini mudah dideteksi. Ciri-cirinya, mereka suka bergerombol di batang, daun, bawah daun sampai pucuk daun. Mengapa disebut kutu putih? Karena warnanya yang terlihat putih, disebabkan adanya semacam serbuk berwarna putih yang menyelimuti tubuhnya.

Keberadaan kutu putih sulit untuk diberantas. Hal ini karena lapisan lilin menyelimuti seluruh tubuh si kutu. Lapisan lilin tersebut berguna sebagai pelindung tubuh dari serangan insektisida. Jangan takut, karena anda tetap bisa membasminya, dengan cara semprotkan larutan detergen cair sebanyak 1 sdm dicampur dengan 1 liter air. Aduk rata lalu semprotkan pada seluruh tanaman hias yang sakit secara teratur, hal ini dilakukan untuk menghilangkan lapisan lilin pada tubuh si kutu putih, setelah lapisan lilinnya hilang maka akan muncul warna kekuningan, hal ini pertanda bahwa pelindung si kutu sudah hilang. Lalu semprotkan insektisida untuk membasmi keberadaan kutu-kutu tersebut sampai benar-benar mati total.

2. Ulat

Ada 2 jenis ulat yang sering menyerang pada tanaman hias :
a. Spodoptera sp, ulat yang sering menyerang pada bagian daun, ditandai dengan daun muda atau setengah tua dalam kondisi rombeng di bagian pinggir daun.
b. Noctuidae, ulat yang menyerang pada bagian batang.
Cara mengatasinya bisa dilakukan dengan mengambil ulat secara mekanis. Tapi, bila jumlahnya sudah banyak, ulat bisa dibasmi dengan menyemprotkan insektisida 2 minggu sekali.

Bagaimana cara mengatasi ulat?

  • Bila Anda lihat ada telur kupu-kupu pada bagian daun, karena itu selekasnya menghilangkan secara cepat.
  • Bila Anda merasakan ada ulat bulu serta telur yang banyak pada daun tanaman Anda, selekasnya genangi wilayah daun itu dengan air, hingga ulat akan bergerak naik serta Anda bisa menanganinya dengan gampang.
  • Bila langkah di atas belum dapat menangani ulat bulu, karena itu semprotkanlah pestisida, bisa dengan alamiah atau dengan bahan kimia.

 3. Kutu perisai

Hama yang satu ini menyerang bagian daun. Kutu ini biasanya membentuk barisan di bagian tulang daun. Sesuai dengan namanya, kutu ini memiliki bentuk seperti perisai pada punggungnya. Kutu perisai ini bisa diatasi dengan insektisida sistemik dan bahan aktif acephate.

4. Belalang

Hama belalang ini gejala penyerangannya sama seperti ulat, yaitu daun menjadi rombeng. Hama ini bisa diatasi dengan cara menangkap belalang secara manual. Tangkap belalang saat hari masih pagi dan berembun, karena belalang tidak bisa terbang dengan sayap dalam kondisi yang masih berembun.

5. Kutu sisik

Hama ini sering menyerang bagian daun, pelepah, batang, dan bunga. Bentuknya seperti lintah dengan ukurannya jauh lebih kecil. Kutu sisik ini bisa menyebabkan daun keriput, kuning, layu, bahkan bisa mengakibatkan tanaman mati.

6. Root mealy bugs

Jenis hama ini menyerang pada bagian akar tanaman, bentuknya sama seperti kutu putih. Jika sudah terserang hama ini, tanaman akan menjadi kurus, kerdil, daunnya mengecil, dan layu. Anda bisa mengatasi dengan mengganti media tanamnya.

7. Tungau (thrips)

Jenis hama yang satu ini berbentuk seperti lintah dengan ukuran badan lebih kecil, dan melekat kuat dibalik daun dan pelepah tanaman hias. Tungau akan menghisap cairan pada tanaman yang ditempel sampai membuat daun keriput, menguning, kisut, layu dan lama-kelamaan akan mati. Cara mengatasinya bisa dilakukan dengan cara mengerik (mengikis) kumpulan tungau dengan memakai kuku atau alat-alat lainnya. Jika terbisa serangan yang serius, gunakanlah insektisida untuk membasmi tungau sampai benar-benar hilang.

BACA JUGA : 
Trik Penanganan Pasca Panen Salak Yang Meningkatkan Nilai Jual
Keuntungan Memanfaatkan Paranet Untuk Peneduh & Atap Cafe
7 Negeri Dengan Terasering Paling Indah di Dunia, Dua di Antaranya ada di Indonesia

8. Fungus Gnats

Jenis hama ini merupakan serangga yang berbentuk seperti nyamuk berwarna hitam. Larvanya yang berupa seperti cacing hidup di media tanam serta seringkali mengonsumsi akar halus tanaman. Fungus gnats dewasa menghancurkan bunga, dengan timbulnya bercak-bercak hitam pada bunga. Saat jadi larva, karena itu tangani dengan menaburkan Nematisida seperti Furadan G ke media tanam. Sedang waktu telah dewasa, kerjakan penyemprotan insektisida.

9. Cacing

Hama cacing yang sering menjadi hama tanaman hias adalah cacing liang (Radhopolus Similis), mereka menghisap cairan pada akar tanaman. Tanaman yang terserang hama ini, akan menjadi kerdil atau pertumbuhannya lambat dan menghasilkan bunga-bunga kecil. Untuk menanganinya, pakai nematisida seperti Furadan G yang ditaburkan di media tanam sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada paket. Pakai dengan teratur serta berhati-hati.

Bagaimana cara mengatasi cacing ?

  • Langkah paling baik untuk menangani cacing liang dengan memakai Nematisida yang dapat Anda campur di media tanam. Nah, untuk jumlahnya sendiri, Anda lebih bagus ikuti saran yang berada di paket Nematisida.       
  • Terapkan pestisida alami atau pestisida kimia. Nah, untuk menangani cacing liang, sebaiknya Anda memakai pestisida alami sebab terdapat beberapa bahan alami yang baik untuk menyingkirkan cacing. Disamping itu, pestisida alami benar-benar aman untuk diterapkan ke tanaman Anda.

10. Spider mite

Sesuai dengan namanya, hama ini merupakan keluarga dari laba-laba yang berbentuk kecil. Spider mite menghisap cairan pada tanaman. Serangan hama ini bisa mengakibatkan daun pada tanaman hias berwarna kuning, lalu muncul bercak-bercak hitam dan kusam pada bagian tanaman yang dihisap. Bahkan serangan Spider mite bisa mengakibatkan daun tanaman habis dan mati. Spider mite lebih kebal terhadap insektisida. Maka dari itu, gunakan akarisida untuk membasmi spider mite secara total.

Bagaimana cara mengatasi spidermite?

Lebih bagus, jauhi penyemprotan insektida waktu bermasalah dengan hama satu ini. Hal itu karena spidermite adalah hama yang kebal pada insektisida. Oleh karenanya, seharusnya Anda memakai cairan arkasida untuk menangani spidermite.


Demikian 10 jenis hama tanaman hias yang paling sering mengganggu dan menyebabkan tanaman hias rusak bahkan sampai mati. Dan jika tanaman anda terserang hama seperti diatas, anda bisa membaca cara sederhana untuk mengatasinya sampai tanaman hias anda kembali sehat.

Oke sekian yang bisa penulis sampaikan, jika ada pertanyaan silahkan beri komentar saja dibawah. Sekian dan terima kasih.

Minggu, 26 Juli 2020

Ingin Tahu Cara Menanam & Merawat Hidroponik dengan Benar? Baca Ini!

Cara Merawat & Menanam Hidroponik Dengan Benar
Selamat pagi! Semoga para pembaca selalu diberikan kesehatan. Oke, hari ini kita akan membahas artikel soal   Ingin Tahu Cara Menanam dan Merawat Hidroponik dengan Benar. Ingin menggeluti hobi baru di era pandemi, aktivitas berkebun banyak menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang. Bagi kamu yang memiliki lahan terbatas sekalipun ternyata tetap bisa menyalurkan minatmu untuk berkebun menggunakan metode hidroponik. Metode ini merupakan teknik bercocok tanam yang memanfaatkan air sebagai sumber kehidupan utamanya, dengan penempatan yang tidak memerlukan lahan luas.

Beberapa jenis sayur-sayuran seperti selada, tomat, timun, sawi, pokchoy, kangkung dan cabai dapat di tanam menggunakan metode ini. Meskipun terlihat mudah, sesungguhnya perawatan hidroponik membutuhkan ketelitian dan kesungguhan agar tanaman dapat tumbuh dengan subur. Bagi pemula, perhatikan kiat-kiat di bawah ini, ya!

Sistem wick atau sumbu

Hidroponik skema wick atau sumbu adalah skema yang sangat simpel dari semua tipe skema hidroponik. Kedua-duanya menolong menerangkan bagaimana tanaman tumbuh, dan membuat mereka tertarik pada hidroponik.
Bahan-bahan yang diperlukan:
  • Media tanam. Media tanam ini bisa menggunakan spons, rockwoll, serbuk kayu, arang, serbuk kelapa atau sekam bakar.
  • Wadah penyimpan benih seperti net pot, gelas plastik, botol plastik atau wadah tempat es krim.
  • Sumbu. Kategori sumbu ini mencakup sumbu kompor, kain nilon dan flanel
  • Wadah untuk air nutrisi. Misalnya seperti stereofoam, ember berbentuk kotak dan lainnya.
  • Benih yang akan ditanam.
  • Larutan air nutrisi AB Mix. Komposisinya campurkan 1 liter air, 5 ml larutan A dan 5 ml larutan B yang diaduk hingga merata. Jangan lupa sesuaikan dengan tanaman yang dipilih apakah sayur atau buah karena jenis larutannya berbeda.
Kekurangan Sistem Sumbu

Kelemahan terbesar dari sebuah sistem sumbu hidroponik adalah bahwa mereka tidak benar-benar bekerja dengan baik untuk tanaman besar yang harus minum lebih banyak air. Mereka benar-benar lebih cocok untuk tanaman tumbuh yang berbuah lebih kecil, seperti selada dan herbal. Sementara sumbu tidak menyedot (ke atas) kelembaban ke akar tanaman, semakin besar tanaman ini, semakin banyak air akan perlu diserap. Jika mereka merupakan tanaman berbuah, mereka akan membutuhkan lebih banyak air untuk mendukung pertumbuhan semua air yang menyerap buah juga.

Skema sumbu mempunyai kekurangan yaitu kurang efisiennya dalam memberi nutrisi. tanaman makan semakin berat kemungkinan perlu nutrisi bertambah cepat dibanding kekuatan sumbu yang menyuplai mereka ke akar. Selada serta herbal adalah pengumpan mudah, sedang tanaman seperti tomat, paprika serta umumnya tanaman berbuah adalah pengumpan berat.

BACA JUGA 

Segudang Manfaat Plastik UV Pada Tanaman di Dalam Greenhouse

Musim Panen, Yuk Gunakan Waring Sayur Agar Kualitas Tetap Terjaga

Ingin Tahu Cara Jitu Melindungi Tanaman dari Hama? Gunakan Paranet Saja

Kekurangan yang lain dari skema sumbu adalah tanaman tidak menghisap nutrisi serta air dengan cara rata, serta sumbu tidak dapat memberi apakah yang akan gizi keperluan tanaman. Tanaman mengambil nutrisi dan air yang dibutuhkan, dan meninggalkan sisa nutrisi dalam media tumbuh. Ini selanjutnya bisa mengakibatkan penimbunan toksin dari garam mineral dalam media tanam. Jadi pembilasan kelebihan gizi dari zone akar (media tanam) dengan air tawar biasa harus dilaksanakan dengan teratur, seperti sekali satu minggu atau bisa lebih.

Tekhnik Hidroponik Sistem Sumbu atau Wick

Sumbu itu sendiri mungkin adalah bagian paling penting dari sistem sumbu, karena tanpa sumbu penyerap yang baik tanaman tidak akan mendapatkan kelembaban dan nutrisi yang dibutuhkan. Anda mungkin perlu melakukan beberapa pengujian bahan yang berbeda untuk melihat apa yang terbaik untuk Anda. Ketika mencari bahan sumbu yang baik, Anda ingin menggunakan penyerap, tapi masih tahan terhadap kerusakan. Pertama bersihkan sumbu secara baik sebelum Anda memakainya, dengan cara relevan bisa tingkatkan kekuatan sumbu dari beberapa bahan.

Beberapa bahan umum dimana orang sudah biasa memakai skema sumbu seperti, tali fibrosa, tipe propylene, sumbu obor tiki, tali rayon atau mop helai kepala, benang poliuretan dikepang, wol tebal, tali wol atau strip, tali nilon, tali kapas, stripe kain dari baju atau selimut tua serta yang lain.

Pastikan untuk menggunakan sumbu yang cukup untuk mendukung penggunaan tanaman air. Itu akan sangat tergantung pada bagaimana Anda membuat sistem sumbu Anda, jenis tanaman tumbuh, dan media tanam yang Anda gunakan. Anda kemungkinan memerlukan minimal 2-4 sumbu terkecuali bila skema kecil yang sebetulnya. Disamping itu, makin pendek sumbu dimana air harus keluar dari penampungan ke media tumbuh serta akar, makin banyak air yang bisa diangkut ke media tanam.

Seketika larutan nutrisi membuat sumbu ke media tanam, Anda ingin menggunakan media tanam yang memiliki daya serap baik untuk sumbu selanjutnya dan menyimpan kelembaban. Beberapa media tanam yang umum dipakai untuk skema sumbu adalah seperti coco coir, Vermiculite atau perlite. Serta dalam beberapa masalah, serta air yang menghisap kristal polimer sudah dipakai .

Penampungan

Penampungan dalam sistem sumbu bisa berukuran besar atau kecil, Anda hanya menjaganya jangan sampai kering. Selain itu,  Anda perlu menjaga tingkat air agar tetap cukup tinggi sehingga air (larutan nutrisi) tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk sampai ke media tanam dan akar tumbuh. Anda menaikkan dari reservoir dengan larutan nutrisi yang diperlukan, sebaik membersihkannya dan mengubah sepenuhnya sesekali. Hanya karena ganggang dan/atau mikroorganisme dapat mulai tumbuh di air yang kaya nutrisi, terutama jika itu tidak kedap cahaya.


Karena sumbu mengisap air dan nutrisi secara merata, dan tanaman tidak menggunakan atau menyerap secara merata, penumpukkan nutrisi garam berlebih di media tanam dari waktu ke waktu. Jadi, Anda perlu menyiram dengan air tawar secara teratur juga, mungkin setiap beberapa minggu. Itu akan mengurangi kemungkinan penumpukkan nutrisi garam dan mencapai tingkat beracun pada tanaman.

Pompa Udara Opsional

Menggunakan pompa udara dan batu udara untuk memberi angin air dalam sistem sumbu itu tidak perlu, namun memiliki bermanfaat. Sementara akar harus mendapatkan oksigen dari kantong udara kecil di media tanam, mereka juga menyerap oksigen terlarut langsung dari air itu sendiri. Seiring dengan memberi angin, pergerakkan dan kenaikan gelembung menjaga air tetap mengalir. Menjaga nutrisi air yang bergerak menjaga nutrisi di dalamnya dicampur merata sepanjang waktu. Jika air masih, nutrisi dapat menetap di bagian bawah dari waktu ke waktu. Namun jika Anda akan menggunakan pompa udara, Anda mungkin ingin hanya membangun sistem budaya air sebagai gantinya.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Selasa, 21 Juli 2020

7 Tanaman Hias Terpopuler Pada Tahun 2020, Mana Favoritmu?


Hai, hai, hai, apa kabar? Berjumpa kembali dengan penulis. Artikel kali ini, kita akan membahas mengenai 7 tanaman hias terpopuler pada tahun 2020. Dari beberapa ribu tipe tanaman hias yang ada, apa sich tipe tanaman hias yang sedang terkenal pada tahun 2020 ini? Terdapat beberapa, lho. Baca yuk!

Pertanyaan itu ada bukan tanpa ada fakta.

Seperti diketahui, tanaman hias sekarang ini adalah salah satunya komoditas yang diperjual-belikan dengan cara luas di pasar. Perubahan tehnologi melalui beberapa kanal sosial media membuat trend pemakaian tanaman hias di dalam rumah juga makin bertambah.

Bila dahulu tanaman hias cuma dilirik segelintir orang, sekarang beberapa rumah simpel sampai penghuni kamar kost juga memburu tanaman hias untuk percantik ruangnya. Dari tahun ke tahun juga trend tanaman hias yang disukai dapat beralih-alih tidak pasti arah. Hingga, penting rasa-rasanya untuk selalu mengupdate info tentang tanaman hias yang sedang ngetrend sekarang ini untuk rujukan.

Berikut adalah beberapa jenis tanaman hias yang populer di tahun 2020 yang mungkin ingin Anda mempunyai.

7. Maranta Red Prayer Plant

Maranta Red Prayer Plant ialah tanaman hias yang terkenal semenjak tahun 2019 kemarin. Menurut banyak pakar tanaman, termasuk juga pehobi, maranta sekarang makin terkenal pada tahun 2020 karena kekhasan tanamannya.

Daunnya berwarna hijau tua dengan garis-garis nadi berwarna merah ditengah-tengah daunnya. Tanaman hias indoor ini pas disimpan di frame jendela, frame di atas perapian, atau rak-rak yang memerlukan komponen dekor.

6. Lida Mertua

Tanaman yang mempunyai nama latin Sansaveira ini tidak cuma cantik, dan juga simpan segudang faedah. Tanaman ini dapat bersihkan perputaran udara di rumah. Udara di rumah dapat bertambah lebih bersih.

Ditambah lagi, lidah mertua termasuk juga tanaman hias yang tahan banting sebab dapat bertahan hidup pada keadaan apa saja.

Menarik sekali kan untuk dirawat?

5. Tanaman Euphorbia

Tanaman ini pernah demikian terkenal sekian tahun lalu sampai harga membumbung tinggi sekali. Walau pamornya telah tidak sementereng dahulu, tetapi salah satunya tipe tanaman euphorbia disebutkan kembali lagi berjaya pada tahun 2020 ini.

Tanaman yang disebut datang dari genus euphorbia yang memiliki bentuk seperti kaktus. Bentuk tanamannya benar-benar menarik, gampang dirawat, serta dapat jadi komponen dekor yang benar-benar pas.

BACA JUGA : 
Paranet nylon kerapatan 75% untuk bed dryer kopi
Waring ikan, Pilhan Terbaik Budidaya Ikan Kerapu Keramba Jaring Apung
Hebat, Plastik UV Jadi Satu-satu yang Punya Kandungan UV Stabilizer

4. Crocodile Fern

Tanaman yang namanya Latin Microsorum musifolium ini ialah tanaman pakis, tetapi dari tipe yang benar-benar eksotis. Untuk tanaman hias yang sedang terkenal, Crocodile Fern banyak disukai sebab gampang menyesuaikan dengan cuaca serta perawatannya juga tidak susah.

Ciri-ciriistiknya yakni mempunyai daun yang bercahaya, teksturnya cukup tebal seperti kulit aligator. Itu asal mula nama yang disandangnya.

3. Hoya Carnosa

Hoya Carnosa atau yang semakin dekat dengan nama Hoya saja datang dari Asia Timur serta beberapa Australia. Jauh sebelum jadi tanaman hias yang sedang terkenal pada tahun 2020, Hoya telah diketahui untuk tanaman hias rumahan yang benar-benar unik.

Hal itu nampak dari bentuk daunnya yang seperti simbol cinta dan struktur daunnya yang licin seperti berlilin serta sepintas seperti tanaman hias palsu

2. Bonsai

Pohon Bonsai memang sudah lama popular di kalangan penyuka tanaman hias. Pohon yang satu ini bisa menjadi teman bersantai untuk nonton TV dan juga meluangkan waktu bersam akeluarga. Anda bisa menaruh Bonsai pada ruang tamu bahkan di kamar tidur. Bonsai memiliki ciri dan bentuk yang unik, lebih mirip pohon berukuran kecil.

Harganya memang terbilang mahal, namun hasil yang ditunjukan juga dapat membuat Anda terpesona. Harga jenis tanaman hias Bonsai ini dibanderol mulai dari Rp 50 ribu hingga jutaan ribu rupiah. Untuk Bonsai, Anda bisa menemukannya di toko yang menjual aneka tanaman hias.

1. Monstera (Janda Bolong)

Nama tanaman hias yang sedang terkenal ini benar-benar unik sebab nama Monstera berarti abnormal, sesuai karakter tanamannya.

Dalam bahasa Indonesia juga nama tanaman ini benar-benar abnormal, yakni "Janda Bolong" kemungkinan sebab daunnya yang bolong-bolong.

Tapi, walau daun tanaman hias ini bolong-bolong rupanya banyak orang yang menyenanginya untuk dibuat tanaman hias di dalam rumah!


Selesai sudah artikel untuk hari ini, Selamat coba nuansa baru untuk situasi rumah Anda pada tahun yang baru ini. Itu ia enam tanaman paling baik tahun ini. Mana nih jawaramu? Jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Sampai jumpa.

Rabu, 15 Juli 2020

Rahasia Besar Budidaya Semangka Tanpa Biji Dengan Plastik Polybag dan Mulsa Plastik

Semangka Tanpa Biji Mulsa Plastik
Halo semua, kembali lagi bersama penulis. Kali ini kita akan membahas artikel soal rahasia besar budidaya semangka tanpa biji dengan polybag dan mulsa. Semangka tanpa ada biji atau semangka non biji sebetulnya mempunyai karakter yang seperti dengan semangka berbiji, namun verietas semangka tanpa ada biji sudah diproses demikian rupa supaya semangka yang dibuat tidak mempunyai biji. Arah penciptaan semangka non biji ini untuk mempermudah saaat mengonsumsinya. Untuk memperbedakan semangka non biji serta semangka berbiji benar-benar gampang, bila disaksikan dengan cara fisik semangka tanpa ada biji mempunyai kulit serta corak yang semakin gelap dibanding dengan semangka berbiji. Proses budidaya semangka non biji sedikit semakin susah dibandingkan dengan semangka berbiji.

Dalam budidaya semangka tanpa ada biji dibutuhkan perlakuan yang spesial dalam penyemaian, penyerbukan dan pemupukan. Peluang ketidakberhasilan akan berlangsung bila proses itu tidak pas dilaksanakan. Disamping itu waktu panen semangka non biji semakin lam dibanding dengan semangka berbiji, semangka berbiji bisa dipanen sesudah berusia seputar 55-60 hari sesudah tanam, sedang semangka non biji bisa dipanen sesudah berusia seputar 65-70 hari sesudah tanam. Nah, untuk langkah budidaya semangka non biji, Anda dapat memerhatikan tingkatan berikut dengan cermat :

Persiapan Tempat

Pertama, sebab semangka non biji gampang ditanam serta gampang tumbuh karena itu anda dapat menanamnya dimana saja terganung dataran pada wilayah anda. Tekankan media tanam pilihan anda memiliki kandungan tanah gembur, sedikit berpasir serta beriklim hangat dengan rata-rata temperatur optimal 300 derajat celcius. Kenali juga jika semangka non biji membutuhkan cahaya matahari penuh sehari-harinya. Tekankan tempat yang anda pakai mempunyai pH seputar 6 sampai 7.

Pembenihan Bibit

Siapkan benih semangka non biji terlebih dulu, anda dapat membeli di toko benih atau balai pertanian. Setelah itu anda dapat menyelup benih serta sedikit pecahkan sisi ujung benihnya. Ini mempunyai tujuan supaya akar pada benih bisa tumbuh dengan gampang hingga kecambah gampang bertumbuh nanti. Rendam benih di air hangat yang ditambah lagi zpt atau air bawang merah semasa 8 sampai 10 jam. Selanjutnya keringkan benih serta disemai memakai media kertas.

Kemudian alihkan benih ke media semai berbentuk polybag atau tray semai sampai 10 hari. Perlu anda kenali jika serbuk sari pada semangka non biji mandul, karena itu perlu ditambah lagi serbuk sari dari semangka berbiji untuk membuahi akan buah semangka non biji. Penyerbukan semangka non biji dapat dilakukan dengan cara manual dengan perbandingan tanaman semangka berbiji sekitar 10% dari jumlah keseluruhnya tanaman budidaya. Koran basah semasa 3 sampai 4 hari.

BACA JUGA :
Tips Saat Tak Punya Lahan Budidaya Sayur Selada
Ingin Budidaya Alpukat di Dalam Polybag? Ini Dia Caranya
Membuat Tabulampot dari Plastik Polybag | Ini Dia Caranya?

Media Tanam serta Penanaman

Pertama, pilih tempat tanam yang sesuai ciri tempat bebas dari sampah serta pencemaran. Untuk memudahkan proses perawatan, anda dapat pilih tempat yang dekat sama sumber air serta gampang dicapai. Kemudian membersihkan terlebih dulu tanah pada tempat tanam dari rumput liar serta baruan kerikil. Kerjakan penggemburan tanah dengan memakai cangkul serta buat bedengan ganda dengan parit kecil ditengah-tengah memiliki ukuran 70- 80 cm, untuk tingginya anda dapat sesuaikan dengan situasi tempat. Bila anda menanam pada tempat yang agak miring karena itu bedengan tak perlu tinggi, sedang pada tempat datar anda dapat membuat bedengan dengan tinggi 30 cm serta memiliki jarak 4 m. Ukurlah pH tanah di media tanam, bila pH tanah di bawah 6 karena itu anda dapat menaburkan dolmit terlebih dulu serta diamkan semasa 10 hari.

Kemudian anda dapat memupuk tanah dengan pupuk kandang, TSP, KCl, serta ZA dengan perbandingan 1 : 1 : 2 : 1. Untuk pemberian pupuk dapat anda beri semasa 15 hari sebelum waktu tanam serta gunakanlah mulsa sesudah anda lakukan proses penyiraman ditambah dahuu. Bikinlah lubang tanam dengan kedalaman seputar 5 sampai 10 cm serta memiliki jarak seputar 80 sampai 90 cm ditengah-tengah bedengan. Sesudah umur bibit capai 10 hari atau tumbuh dengan 2 sampai 3 helai daun karena itu anda dapat lakukan proses penanaman. Untuk proses penanaman yang benar kalian bisa melakukannya pada saat sore hari dan situasikan tanah pada tempat tanam sedikit lembab.

Perawatan serta Panen

Dulu orang menanam buah semangka ini dilaksanakan dengan membuat gundukan tanah, lalu dikasih pupuk serta langsung bibit ditanam. Tetapi saat ini dengan perkembangan info serta tehnologi, ada cara yang benar-benar baik bila diaplikasikan dalam menanam buah semangka. Yakni dengan pemberian plastik di atas gundukan tanah atau disebutkan mulsa plastik. Dengan langkah ini akan membuahkan buah yang semakin lebih baik serta bibit tanaman akan terproteksi dari ganguan hama serta binatang. Dengan mulsa plastik, panen semangka nantinya dapat membuahkan buah bermutu.


Penyiraman penting dan harus anda lakukan setiap 3 hari sekali atau anda dapat menyesuaikannya dengan keadaan cuaca. Peliharalah tunas atau ranting sekunder yaitu ranting yang tumbuh pada daun pertama dan daun kedua. Selebihnya anda bisa membuangnya. Mengendalikan batang penting dan ranting semangka non biji di bagian bedengan supaya rapid an mudah dalam perawatan.

Lakukan pemupukan lanjutan dan penyiangan secara teratur untuk menjaga dan memberi suport perubahan semangka. Semangka non biji bisa dipanen waktu masuk usia 60 sampai 70 HST. Panen semangka dengan perlahan menggunakan gunting tanaman.

Yup, sampai juga kita di ujung pembahasan untuk artikel ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca, Sekian dan Terima kasih.

Minggu, 12 Juli 2020

Tips Saat Tak Punya Lahan Budidaya Sayur Selada

Budidaya Selada Dengan Media Polybag
Hai, apa kabar? Berjumpa kembali dengan penulis. Artikel kali ini, kita akan membahas mengenai Tips Saat Tak Punya Lahan Budidaya Sayur Selada. Selada adalah tipe sayur yang seringkali ditanam pada wilayah dengan iklim sedang atau tropika. Sayuran ini banyak dipakai untuk salad atau penghias dalam bermacam masakan termasuk juga lalapan.

Tipe tanaman ini sebetulnya adalah tanaman untuk wilayah dataran tinggi sebab mempunyai kelembapan tinggi. Tetapi bila tinggal di wilayah dataran rendah serta ingin menanam selada tidak jadi masalah, karena tumbuhan ini masih dapat tumbuh di dataran rendah.

Cara Menanam Selada Di Polybag

Banyak manfaat yang didapat dari mengkonsumsi sayuran ini. Karena di dalamnya terdapat kandungan vitamin A, C, K serta kaya akan mineral. Manfaat tersebut antara lain meningkatkan fungsi mata, menjaga kesehatan kulit sehingga dapat mencegah penuaan, menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan janin ibu hamil, meningkatkan produksi sel darah merah, dll.

Setelah mengetahui manfaat pada sayur tersebut, tentu akan sangat menyenangkan jika memiliki tanaman ini sendiri tanpa harus membelinya. Namun jika tidak memiliki lahan luas untuk menanamnya tidak perlu khawatir. Sebab selada juga dapat ditanam di pot ataupun polybag. Berikut cara menanam selada di polybag :

Pemilihan Benih

Binih untuk cara menanam selada di polybag dapat dibeli dari toko perlengkapan pertanian atau toko bibit tanaman. Atau dapat menanam langsung dari selada yang sudah besar.

Caranya adalah dengan meendam dasar tangkai di dalam air selama beberapa hari. Hal ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya akar. Selanjutnya tinggal menanamnya pada media tanah.

Mempersiapkan Media Tanam

Cara menanam selada di polybag  kemudian ialah dengan mempersiapkan media tanamnya. Karena memakai polybag, perlu mempersiapkan sekam dan pupuk kompos dengan perbandingan satu banding satu.

Campur media tanam tersebut hingga beneran merata. Setelah merata, masukan media tanam ke dalam polybag hingga dirasa mencukupi untuk menanam selada. Pastikan tidak ada bagian kosong pada polybag, caranya yakni dengan meratakannnya. Pastikan jangan terlalu padat, ini supaya akarnya akan cepat untuk berkembang dan air akan cepat mengalir.

Pilih pot / polibag ukuran sedang dengan ukuran 25 -30 cm , lubangi bagian bawah bila masih tertutup. Tanah dan kompos / bokashi digabung merata selanjutnya taburkan insektisida furadan  2  sendok makan tiap pot /polibag. Untuk menghindarkan hama dari tanah.

Proses Penyemaian

Cara menanam bibit selada di polybag bisa menyemai pada tray. Namun jika tidak mempunyainya, cara menanam selada di polybag bisa menyemai benih dengan wadah apa saja yang dimiliki asalkan cocok. Ada baiknya lakukan di saat menyemai benih selada ialah :

- Campurkan tanah, sekam padi, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1:1.
- Aduk rata campuran tersebut dengan memakai cetok atau alat sejenisnya.
- Penuhi ¾  bagian pot atau polybag yang dipakai dengan campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang.
- Buatlah lubang pada bagian tengahnya sedalam 2 cm.</li>
- Letakkan dua benih di lubang yang sudah dibuat pada masing-masing pot atau polybag.
- Timbun benih dengan campuran tanah dan pupuk.
- Padatkan tanah dengan menepuk-nepuk secara secara pelan.
- Siram dengan air secukupnya. Lakukanlah dengan halus. Pastikan supaya media semai tetap lembab.

Benih untuk cara budidaya selada di polybag umumnya tumbuh atau mulai berkecambah sesudah berusia 3 sampai 4 hari. Tetaplah siram benih yang disemai dengan teratur. Biarkan bibit tumbuh di persemaian hingga berusia 17 hari. Pada usia ini bibit umumnya sudah mempunyai daun sejumlah 4 sampai 5 helai. Hal itu menandakan bahwa bibit sudah siap untuk ditempatkan ke media atau lahan lebih permanen.

BACA JUGA

Penggunaan Plasrik UV Untuk Tanaman Hias, Bungah, dan Buah-buahan

Sukses Budidaya Tanaman Selada Dengan Sistem Mulsa Plastik Hitam Perak

Jangan Salah, Waring Sayur Bisa Juga Untuk Penanganan Pasca Panen Terong Ungu

Penanaman Sayur Selada

Cara budidaya selada di polybag selanjutnya ialah proses penanaman. Tanam bibit yang telah mempunyai daun sejumlah empat atau lima helai. Waspadalah ketika memindahkan bibit supaya bibitnya tidak rusak. Untuk waktu penanaman lebih berkualitas dikerjakan di waktu sore hari.

Perawatan Selada Dalam Polybag

Setelah itu langkah menanam sayuran selada di polybag yakni perawatan. Posisikan selada dalam tempat yang terima sinar alami kurang lebih enam jam satu hari, tetapi coba jauhi dari sinar matahari langsung yang bisa membakar tanaman masih terbilang muda. Pemilik dapat meletakkan wadah di ruangan atau saat suhu rumah antara 13˚ serta 24˚c, dapat meletakkan wadah di luar semasa bulan-bulan bercuaca hangat.


Bila benar-benar senang tanaman organik, gunakanlah pupuk alami seperti pupuk kandang atau pupuk bokasi. Kerjakan pemberian pupuk di media tanam sebelum mengalihkan bibit di media tanam.

Pada awal perpindahan bibit, langkah menanam bibit selada di polybag yang betul adalah menyirami tiap hari sampai di rasa selada hidup secara baik. Kemudian cukup menyirami selada seperlunya saja, sebab sayuran ini tidak perlu disiram.

Pemanenan Selada

Hal paling dinanti waktu langkah menanam sayuran selada di polybag yaitu memanen. Selada biasanya didownload saat sudah mencapai umur dua bulan. Bila ingin memanen dengan cara permanen, cabut saja selada sampai akarnya. Tetapi bila tidak dapat mengguntingnya.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Selasa, 07 Juli 2020

Apa Itu Plastik Polybag dan Apa Manfaat Polybag?

Apa Itu dan Manfaat Plastik Polybag
Selamat pagi! Semoga para pembaca selalu diberikan kesehatan. Oke, hari ini kita akan membahas artikel soal Apa Itu Plastik Polybag dan Apa Manfaat Polybag. Apakah itu polybag? Oke, polybag adalah satu plastik berupa sisi empat yang menguasai berwarna hitam yang seringkali dipakai untuk menyemai tumbuhan serta tanaman dengan ukuran spesial atau spesifik yang bias di cocokkan dengan tipe tumbuhan dan arah dari step persemaian. Pemahaman lain dari polybag sendiri yaitu kantong plastik yang dibuat berbahan plastik yang warna biasanya adalah hitam.

Pada plastik polybag ada banyak banyak lubang kecil yang mempunyai tujuan buat perputaran air, biasanya dipakai untuk bertanam untuk pilihan alternatif pot, atau seringkali digunakan buat tempat pembenihan tumbuhan serta tanaman perkebunan seperti kelapa sawit, karet, akasia, jati, jabon, dan lain-lain.

Fungsi Polybag

Untuk peranan atau arah penting pemakaian polybag sendiri yaitu untuk tempat atau wadah buat media tumbuh tanaman. Polybag terbagi dalam bermacam tipe ukuran dan beberapa pilihan warna, dari warna putih terbuka sampai hitam. Ukuran polybag tentu saja dibikin sesuai kepentingan pekerjaan perkebunan serta pertanian.

Ada yang memiliki ukuran kecil yang biasa dipakai untuk pembibitan, dan ada pula yang memiliki ukuran besar yang biasanya digunakan buat menanam tanaman yang hampir akan berbuah. Anda dapat pilih ukuran polybag yang sesuai jenis serta tipe tanaman dan stepnya.

Bisa jadi jika satu tanaman cukup menggunakan polybag memiliki ukuran sedang untuk media tanam, tetapi tipe tanaman yang lain membutuhkan polybag memiliki ukuran besar untuk media tanam. Beberapa faktor itu bisa dipastikan dari tipe tanamannya serta langkah pemeliharaannya.

Penyeleksian untuk ukuran polybag dapat dilaksanakan dengan memerhatikan beberapa faktor seperti, dari mulai struktur atau bentuk pada akar tanaman atau tumbuhan itu, perubahan dan perkembangan tanaman itu, atau tersedianya ruang tempat yang digunakan buat budidaya atau berkebun.

Manfaat Penggunaan Plastik Polybag

1). Dengan polybag, Anda bisa menghemat lahan ketika membudidayakan suatu tanaman. Sebab polybag tidak terlalu memerluhkan lahan yang luas, cukup dengan lahan minim atau depan pekarangan rumah Anda saja, teknik budidaya dengan polybag bisa dijalankan.

BACA JUGA

Atap Plastik UV VS Paranet|Manakah Yang Terbaik?

Manfaatkan Waring Sayur Untuk Pasca Panen Buah dan Sayur

Mengulik Banyaknya Manfaat Plastik UV Untuk Tanaman Dalam Greenhouse

2). Anda tak perlu repot-repot mencopot wadah atau tempat untuk tanaman Anda, sebab jika wadah polybag tadi sudah waktunya digantikan media tanam langsung ditanah, Anda bisa langsung menaruh ke dalam tanah untuk langkah pembesaran tanaman Anda.

3). Jika dibandingkan dengan pot plastik, polybag atau plastik hitam ini memiliki harga yang relatif terjangkau dan sedikit lebih murah ketimbang pot. Jadi, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya guna penanaman tanaman Anda.


4). Plastik polybag juga direkomendasikan pada pemeliharaan tanaman, sebab sangat cocok dan baik untuk tanaman Anda. Polybag memiliki wadah tanam plastik yang tak terlalu tebal dan tak terlalu berat, jadi guna memindahkannya cukup praktis dan gampang. Serta untuk menjaga suhu pada tanah tanaman Anda, polybag memanglah pas untuk hal tersebut.

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!