10 Jenis Tanaman Hias yang Tergolong Daun Kecil, Cantik dan Mudah Dirawat


 Mengoleksi dan bercocok tanaman hias seolah jadi kebiasaan baru bagi masyarakat. Mulai dari masyarakat awam bahkan hingga publik figur pun melirik segala jenis tanaman hias. Mereka memanjakan mata dengan melihat indahnya tanaman hias sambil bersantai di rumah.

Namun tak semua orang punya hunian dan lahan luas lho. Lantas bagaimana menata tanaman di dalam ruangan kecil supaya lebih terlihat rapi. Nah, kamu mampu meletakkan beberapa pot tanaman kecil, dapat juga berkreasi memakai media dinding untuk memanfaatkan ruang vertikal rumah.

Salah satu trik yang mampu kamu coba ialah mengoleksi beragam tanaman hias berdaun kecil. Bukan sekadar batangnya yang kecil, jika daunnya lebar, bisa membuat ruangan terasa penuh. Alhasil kamu hanya dapat mengoleksi sedikit varian tanaman berdaun besar deh.

1. Asparagus Fern.

Asparagus fern atau pakis asparagus adalah bagian dari keluarga lily (Liliaceae). Tanaman hias daun kecil ini cocok diletakkan di tempat terbuka atau ruang bebas. Contohnya, letakkan di atas rak atau meja, agar pakis asparagus bisa bernapas lebih lega dan tumbuh dengan baik.

Baca Juga : 

2. Chinese Money Plant.

Tanaman lucu ini dikenal dengan daunnya yang berbentuk bulat dan cantik. Tanaman ini juga disebut sebagai tanaman misionaris. Dikutip dari proflowers.com, hal ini karena dahulu ada seorang misionaris Norwegia, Agnar Espergen, membawa tanaman ini pulang pada tahun 1940-an dan membagikannya kepada orang-orang yang dicintainya. Kini tanaman hias Chinese Money Plant pun telah tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain menarik buat koleksi, tanaman ini juga mudah diperbanyak lho.

3. Jade Plant.

Jade Plant atau tanaman giok kerap disebut sebagai tanaman pembawa keberuntungan. Dilansir dari marthastewart.com, Jade Plant adalah tanaman hias sukulen yang populer karena bentuk daunnya yang tebal dan oval yang indah dan unik. Tanaman giok bisa hidup bertahun-tahun selama diberi perawatan yang tepat. Untuk menjaga daun tanaman tetap bagus dan berkilau, seka sesekali untuk memerangi penumpukan debu. Perawatan yang baik akan membuat daun tetap berkilau dan meningkatkan kemampuannya dalam menyerap sinar matahari.

4. Peperomia.

Peperomia sering disebut sebagai tanaman radiator atau tanaman yang bisa tumbuh dengan subur dan mudah dirawat. Tanaman ini akan mudah busuk jika terlalu lembap, maka kamu cukup menyiram Peperomia seminggu sekali. Tanaman hias ini pada umumnya berukuran 15 hingga 30 cm.

Daun peperomia tumbuh dalam kelompok yang rapat, menjadikannya pilihan ideal diletakkan di atas rak atau meja kecil. Daunnya yang tebal dapat menahan air dan membiarkannya bertahan dalam periode waktu tanpa hidrasi. Mereka juga dapat bertahan hidup di bawah cahaya fluorescent, tetapi tumbuh paling baik dengan sinar matahari tidak langsung yang terang.

5. Suplir.

Suplir merupakan tanaman paku terkenal untuk penghias outdoor maupun indoor. Tanaman ini bisa membawa kesegaran dan menarik dipandang mata. Bentuk daunnya yang mungil, bisa membuat interior dan desain rumah makin minimalis menarik. Nah, agar bisa tumbuh dengan baik, Suplir membutuhkan tempat yang tidak terlalu kering dan butuh udara bersih.

6. Pilea.

Pilea terkenal dengan sebutan tanaman koin berdaun unik. Tanaman ini populer atau menonjol karena daunnya serta tidak terlalu rumit dalam perawatannya. Pilea tidak membutuhkan cahaya secara langsung, kamu bisa menghadapkan tanaman hias ke arah Timur atau Selatan. Apabila kamu ingin menaruh Pilea di luar rumah, jauhkan dari sinar matahari langsung.

7. English Ivy.

Tanaman English Ivy menjadi tanaman terbaik yang cocok ditanam di rumah menurut peneliti NASA. Hal tersebut disebabkan karena tanaman ini sangat mudah untuk tumbuh dan beradaptasi. Tak perlu perawatan khusus untuk memelihara English Ivy. Tanaman ini juga mampu menyerap udara kotor.

8. Baby's Tears.

Baby's Tears (Soleirolia soleirolii) adalah tanaman tropis menjadi spesimen menarik untuk hiasan gantung dalam ruangan. Yang membuat tanaman Baby's Tears begitu istimewa adalah banyaknya daun kecil, yang membentuk tikar tebal yang menggambarkan kesejukan hijau. Meskipun tanaman ini mudah dirawat, Baby's Tears tetap membutuhkan perhatian rutin agar tetap tumbuh dengan baik. Jaga kelembapannya dengan baik, tapi jangan terlalu basah.

9. Dischidia Geri.

Tanaman Dischidia Geri adalah tanaman yang memiliki daun kecil dan batangnya tumbuh menjuntai ke bawah sehingga bagus dijadikan tanaman hias gantung. Biasanya tanaman ini dijadikan penghias jendela rumah. Dengan perawatannya yang cukup mudah, kamu bisa menjadikan tanaman Dischidia Geri sebagai dekorasi rumah untuk memberikan efek segar dan alami.

10. Purple Oxalis.

Purple Oxalis atau yang kerap disebut tanaman kupu-kupu ini berasal dari Brasil. Tanaman hias ini punya bentuk daun unik menyerupai kincir dan berwarna ungu cetar. Tekstur daunnya halus, sedangkan bunganya berbentuk mungil. Purple Oxalis jadi salah satu pilihan ideal ditempatkan di wadah maupun di dalam ruangan.

Menariknya lagi, tanaman hias ini dikenal cukup produktif. Tanaman ini punya ciri khas dapat merambat ke berbagai sisi. Purple Oxalis juga bersifat sensitif terhadap cahaya, membuat dedaunan kecil Purple Oxalis yang berbentuk segitiga ini bisa menutup sendiri pada malam hari.

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama