Minggu, 17 Desember 2017

Metode Sederhana Dalam Budidaya Ciplukan


       Ciplukan yakni nama sejenis buah kecil, yang saat masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan beraneka nama di berbagai tempat seperti cecenet atau cecendet, nyurnyuran, dan kopok-kopokan. Tanaman yang ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, mungkin masih jarang di ketahui bagi beberapa masyarakat luas sebab buah ini benar-benar jarang ditemui di pasar tradisional maupun pasar modern. 

       Tanaman yang dapat dimanfaatkan mulai dari daun, batang hingga buanya ini dapat diterapkan sebagai ramuan obat. Jadi Kans bisnis dalam budidaya buah ciplukan ini masih benar-benar terbuka lebar.

Prasyarat Tumbuh 

       Tanaman ciplukan cocok jikalau ditanam pada tanah yang subur, gembur, tidak tergenang air, dan mempunyai pH mendekati netral. Tanaman ciplukan dapat bertahan hidup pada tanah yang kurus, agak padat, dan kurang terawat bersama tanaman liar yang lain. Kondisi lapisan olah tanah komponen atas benar-benar berdampak kepada kesuburan tanaman ciplukan. Ciplukan dapat hidup di dataran rendah hingga dengan ketinggian sekitar 1.500 mdpl.

Langkah-Langkah Budidaya Ciplukan


       Budidaya tanaman ciplukan dengan mengaplikasikan bibit hasil perbanyakan generatif, memerlukan langkah-langkah kegiatan sebagai berikut :

Penyiapan Benih 


       Benih ciplukan dapat diperoleh dari buah yang sudah berumur lebih dari 2,5 bulan. Buah yang sudah matang dan tua, jikalau dipijat dengan jari akan mengeluarkan daging buah yang lunak beserta bijinya. Biji ini digunakan sebagai bibit yang siap disemai.

Penyiapan Media Semai 


       Tanah yang dibutuhkan untuk cara kerja penyemaian seharusnya bertekstur lembut dan mempunyai kandungan gizi cukup selama cara kerja persemaian.

Penyemaian Benih 


       Pemeliharaan bibit bibit ciplukan di dalam bak relatif lebih gampang dibanding pemeliharaan bibit di tanah bedengan. Jika menebar bibit pada bedengan secara langsung seharusnya ditutupi mengaplikasikan plastik mulsa  untuk menekan penguapan air dari media bibit, menghindari paparan panas atau hujan, serta mencegah hama dan penyakit. Benih yang berumur 1 hingga 1,5 bulan, sudah siap ditanam dalam tanah.

Baca Juga :
Tips Dan Trik Dalam Budidaya Buah Nangka
Inilah Khasiat Yang terkandung Dalam Teh Oolong
Tips Dan Trik Dalam Menanam Bunga Mawar
Teknik Jitu Dalam Budidaya Cincau
Tips Budidaya Labu Siam Sederhana Untuk Pemula

Penanaman 


       Benih ciplukan yang tumbuh dipersemaian mempunyai akar sedikit, batang masih lunak, dan jumlah daun ± 8 lembar. Benih ciplukan mempunyai kelemahan yakni akar dan batang yang gampang rusak, dan sekali rusak daun cepat layu. Maka dari itu, biji ciplukan seharusnya dipindahkan dengan hati-hati, dan setelah dicabut seharusnya segera ditanam kembali.

Perawatan 


       Perawatan tanaman ciplukan di lahan penanaman kurang lebih sama dengan budidaya ciplukan dalam polybag. Penataran tanaman seharusnya cepat dilakukan guna memperbarui bibit tanaman yang mati. Menyiram tanaman ciplukan berlebihan juga tidak baik, sebab keperluan air tidak jauh berbeda dari tanaman palawija, yang relatif sedikit. Melihat dari sifat dan lahiriah tanaman ciplukan, karenanya pemupukan dapat dilakukan sebanyak dosis pupuk yang diterapkan pada tanaman tomat.

Pemupukan 


Dasar pemberian pupuk buatan pada tanaman ciplukan diantaranya :
  • Seluruh takaran pupuk Fosfor serta Kalium dibagikan pada lubang - lubang per tanaman sedalam penanaman bibit.
  • Pupuk susulan I, berupa dosis dari pupuk Nitrogen, yang diberikan 14 hari setelah tanam. Pupuk ditebarkan pada alur yang diwujudkan di sekeliling tanaman, dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.
  • Pupuk susulan II, berupa dosis dari pupuk Nitrogen, diberikan 35 hari setelah tanam. Pupuk ditebarkan pada alur yang diwujudkan di sekeliling tanaman, dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.
  • Jikalau budidaya ciplukan bertujuan untuk diambil brangkasnya, karenanya dosis pupuk Nitrogen dapat ditingkatkan, padahal dosis pupuk Fosfat dan Kalium dikurangi.
  • Penggunaan pupuk pada tanaman ciplukan yang ditanam mengaplikasikan metode tumpang sari, disesuaikan dengan dosis pupuk yang diterapkan bagi tanaman utamanya.

Panen 


       Buah ciplukan dapat dipanen dengan tenggang waktu tiap-tiap 2-3 pekan. Jikalau budidaya berhasil dan bermutu, maka akan menghasilkan buah yang seragam dan matang sempurna saat panen. 1 Batang pohon ciplukan sanggup mengumpulkan 300 buah.


Apabila Anda Membutuhkan Atau Ingin Memesan Polybag !!

Phone: 031-8830487.
SMS/CALL/WA Kami Di : 08123-258-4950 | 0877-0282-1277 
Untuk info harga Polybag silahkan klik DISINI

@ULM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar