Minggu, 24 April 2016

Cara Membudidaya Timun Suri dengan Polybag

Timun suri saat ini makin banyak disukai pasar lokal serta sangat banyak petani yang mencoba peruntungan dengan timun suri. Bila anda tertarik dengan budidaya timun suri, pasti anda mesti tahu beragam hal utama mengenai langkah budidaya tanaman timun suri hingga Anda dapat memperoleh
hasil yang optimal.

Timun suri bukanlah termasuk juga dalam keluarga timun-timunan lantaran timun suri mempunyai karakter yang berkebalikan dengan timun. Dapat dikatakan timun suri lebih seperti tipe labu yaitu seperti melon, blewah,
maupun semangka.

Yang membuat petani demikian suka dengan tanaman ini yaitu
lantaran timun suri mempunyai ketahanan yang begitu baik serta tehnik menanam yang relatif gampang, serta dapat hadapi serangan hama.

Untuk dapat memanen buah timun suri, pasti Anda mesti tahu langkah paling
baik untuk mengawali tehnik budidaya hingga bakal memperoleh hasil panen
yang prima. Tersebut disini panduan langkah tanam yang dapat anda cermati ;


1. Memilih serta Memproses Lahan

Tempat penanaman adalah hal utama dalam bercocok tanam bibit timun suri. Tanah yang datar adalah tempat yang baik untuk perkembangan timun suri. Sesudah menemukan tempat yang pas, jadi setelah itu dengan bikin lubang tanam yang ukurannya sebesar 1m x 1m sebagai langkah pertama langkah menanam timun suri. Lantas tempatkan pupuk kandang atau kompos sejumlah 1kg dalam masing lubang dengan didiamkan sepanjang 2 hari. Hal itu mempunyai tujuan supaya lubang serta tanah dan pupuk organic terserang cahaya matahari. Ini bakal begitu baik untuk kwalitas tanah. Dengan kwalitas tanah yang baik, jadi hasil dari penanaman timun suri juga semakin lebih maksimal serta begitu untungkan.



2. Penanaman Timun Suri

Sesudah 2 hari didiamkan, masukan benih sejumlah 2 biji saja pada tiap-tiap lubang yang sudah di buat. Lantas tutup serta siram ruang tadi dengan teratur hingga pada akhirnya tanaman tumbuh. Tanaman bakal tumbuh sekitaran 7 hari sesudah dikerjakan penanaman serta serempak. Tetapi bila memanglah ada yang belum tumbuh, dapat dikerjakan penyulaman lewat cara menanam kembali benih tanaman timun suri itu. Benih timun suri yang baik adalah bibit yang dirawat dengan baik yakni bergantung pada penyimpanan. Umumnya benih dapat dipakai sesudah 1 th. disimpan serta paling lama yaitu 1, 5 th. Jadi yakinkan benih yang diambil yaitu benih yang mempunyai kwalitas yang baik hingga nanti bakal membuahkan buah yang baik juga.


3. Perawatan Untuk Hasil Maksimal

Untuk hasil buah baik serta mempunyai kwalitas baik, jadi perawatan sepanjang sistem penanaman hingga panen mesti begitu di perhatikan.
Penyiangan begitu utama untuk dikerjakan serta telah dapat dikerjakan pada usia 7 HST. Bila kelak tanaman telah tua dan berbuah jadi pohon timun suri ini telah dapat berkompetisi melawan gulma. Serta utama untuk di ketahui kalau kehadiran gulma ini untungkan bila telah berbuah manfaat melapisi buah serta terlindung dari sentuhan tanah dengan cara segera. Mengapa alas itu utama? Seperti yang kita ketahui, didalam tanah ada beragam jenis hewan seperti cacing, apabila tak dialasi, jadi buah timun suri mungkin saja bakal dikonsumsi oleh hewan-hewan itu jadi tambah baik untuk dialasi agar aman serta tak rusak. Untuk permasalahan perawatan waktu musim panas, tanaman timun suri ini adalah tanaman yang bandel, jadi tak perlu bingung pikirkan penyiraman lantaran tak perlu dikerjakan dengan cara teratur. Dalam soal ini pemupukan juga bertindak utama. Sesudah 100HST, timun suri telah bisa dipanen serta dapat selalu dikerjakan hingga 130 HST. Kita dapat mengecheck buah yang terlepas dari tangkainya serta umumnya bakal mengonsumsi saat 10x pengambilan buah timun suri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar